Remember

Remember

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
"Sebentar, tutup dulu mata kamu" ujar anak lelaki itu sambil berjalan membimbing gadis kecil itu kesuatu tempat. "Kamu mau bawa aku kemana?" tanya gadis itu tak sabaran, senyum lebar tetap menghiasi wajah mereka. Tiba Tiba anak lelaki itu berhenti, dan kemudian dia membuka penutup mata yang mulanya ia pasangkan pada gadis kecil itu. Masih dengan senyum lebarnya, anak gadis itu perlahan membuka matanya. Ia menatap sekeliling sekeliling taman. "Indah sekali" ujar gadis itu "Minggu depan kita ketemu di taman ini lagi ya. Aku mau kasih tau sesuatu, tapi sekarang rahasia." ujar anak lelaki itu dengan senyum lebar nya. "Oke, janji ya." jawab gadis kecil itu sambil menaikkan kelingkingnya, yang dibalas dengan anggukan serta tangan yang ditautkan oleh anak lelaki itu. ~~~~~ Kisah ini mengenai sebuah pertemanan dan cinta yang terikat akan sebuah janji.
All Rights Reserved
#132
indonesiastory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mari Saling Bicara
  • Apakah Ini Arti Cinta?? [Revisi]
  • 1 menit 20 detik
  • Past Love Part 1
  • Halaqah Rasa
  • Langkah yang Indah
  • My Panda
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • KEMBALI

7th story Rasiana adalah gadis periang si pecinta buku dongeng. Selama bersekolah di SMA Garuda Jaya, tidak ada yang lebih mengasikan bagi Rasi kecuali duduk di meja paling belakang sambil membaca buku dongeng miliknya, tak jarang membiarkan guru menceritakan hal lain di depan kelas. Rasi pikir hal itu akan terus berlanjut hingga masa SMA nya usai. Namun, ada hal lain yang ternyata lebih seru. Buku dongeng Rasi tiba-tiba bersanding dengan buku falsafah milik Gemintang, murid baru yang bergabung dikelas mereka diawal semester satu, duduk bersama Rasi. Mulanya Rasi sangat senang. Siapa yang tidak senang duduk di sebelah cowok tampan? Tapi kebahagian Rasi langsung dipatahkan oleh sebuah kenyataan bahwa Gemintang tidak bisa bicara. Oh bukan, bukan tidak bisa, lebih tepat nya tidak mau. Pria itu tidak mau bicara pada siapapun, tidak juga pada guru. Gemintang tertalu dingin untuk disentuh. Terlalu beku untuk dicairkan. Beberapa kali diabaikan membuat Rasi pada akhirnya berikrar untuk tidak lagi berinteraksi dengan teman sebangkunya itu. Namun, satu fakta memilukan membuat Rasi berbalik arah. Dia yang awalnya menghindari Gemintang jadi mati-matian mendekati pria itu. Disanalah keseruan masa SMA Rasi benar-benar dimulai. Sekarang hiburanya tak hanya buku dongeng, ada Gemintang yang terlihat lebih benderang dimatanya. Lalu, mampukah Rasi memetik Gemintang yang terlampau jauh untuk ia jangkau itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines