Flashback

Flashback

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 1, 2021
Pilihan dalam hidup pasti akan selalu ada. Entah itu untuk mengulang kembali kenangan masa lalu yang indah namun menyakitkan atau keluar dari zona nyaman untuk hidup baru yang membanggakan. Namun pilihan ini begitu sulit bagi Syrenia Marthasari. Seorang desainer interior muda yang harus di hadapkan pada masa lalunya, cinta pertama sekaligus mantan kekasih yang kini menjadi Rekan bisnisnya. Akankah ia mau menyentuh kisah itu lalu merajutnya kembali sementara ada hati lain yang harus dijaga dengan baik. "Merasa kehilangan namun tidak benar-benar kehilangan. Thank for make me feel it" ~Syrenia marthasari.
All Rights Reserved
#242
melodrama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Echoes Of Goodbye (END)
  • sebuah seni untuk mencinta [SELESAI]
  • Echoes of Silence (completed)
  • B2C: Benar-benar Cinta
  • RIFIORIRE
  • Fierce Love
  • I Love You, Mr G
  • Ex or New? [REVISI]
  • RHYTHM ( All Of Us Want To Be Happy )

Sembuh bukan tentang menemukan cinta baru, bukan pula tentang melupakan jejak yang pernah tertinggal. Sembuh adalah seni merangkul luka tanpa membiarkannya menguasai, membiarkan kenangan tetap ada tanpa menjadikannya belenggu. Bukan proses yang bisa kupaksa atau percepat, melainkan perjalanan sunyi yang penuh riak-riak ingatan-tentang tawa yang dulu menghangatkan, tentang janji-janji yang kini hanya gema di lorong waktu. Aku tahu, kamu pernah menjadi rumah, tempatku pulang tanpa ragu. Namun, rumah itu kini hanya bayangan, berdinding sunyi dan berisi ruang-ruang kosong yang tak lagi menyambutku. Aku tidak ingin menghapus setiap memori, karena bagiku, kenangan adalah musim yang datang dan pergi-tak perlu diusir, hanya perlu diterima. Maka aku memilih berjalan, bukan untuk meninggalkan, tapi untuk melangkah dengan luka yang sudah kujinakkan, dengan hati yang tidak lagi mencari, tapi mengerti bahwa tidak semua yang hilang harus ditemukan kembali. -Sharfina

More details
WpActionLinkContent Guidelines