Tears In Heaven

Tears In Heaven

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 22, 2020
Aku akan merindukanmu.. Tak sedetik pun hatiku luput dari denyut perih karena kehilanganmu.. Kau tinggal terlalu sebentar, pergi terlalu Cepat.. Seperti rahasia ilahi lainnya yang tak benar-benar ku mengerti.. Terkadang aku bertanya-tanya mengapa Tuhan hanya memberi waktu sedikit untuk kita.. Tapi aku menyesalinya.. Karena sejak awal pun aku tak pernah berusaha menghindari kebersamaan kita.. Aku akan merindukanmu.. Dan aku tahu, mulai hari ini. Perasaan ini akan senantiasa menyiksaku.. Tapi tak apa.. Sungguh tak apa.. Sakitnya masih tak seberapa.. Ketimbang harus melupakanmu..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • 𝖉𝖔𝖒𝖎𝖓𝖆𝖓𝖙? ➢ heeki
  • Wakasa's Mine (Wakasa x Reader)
  • Sexy Daddy [SEULRENE]
  • [SEULGI x IRENE] Please~ ||END
  • My Heart
  • Sacrifice Of Love
  • ELUSIF
  • Kamu Yang Terindah ( ORINE ) -END

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines