Topeng Violin

Topeng Violin

  • WpView
    Reads 632
  • WpVote
    Votes 234
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 21, 2020
HIATUS, LAGI GA MOOD NULIS. Ini adalah cerita tentang topeng. Tidak. Ini bukan cerita tentang perempuan menderita yang sok memasang topeng bahagia didepan dunia. Juga bukan tentang perempuan rapuh yang memasang topeng seolah dia adalah cewek kuat yang tidak membutuhkan sandaran. Oh, come on, dunia sudah terlalu membosankan dengan omong kosong tak berguna seperti itu. Ini adalah kisah tentang manusia kejam nan sadis yang mengenakan topeng dengan sangat sempurna seolah dia adalah pribadi periang yang humoris. Pribadi yang begitu pintar menyunggingkan senyum guyon untuk menutupi seringai culas dibaliknya. Ini bukan cerita melankonis yang menghadirkan derai air mata pembacanya. Tapi ini adalah cerita menegangkan yang memacu dentaman pada jantung, membuat ritme ketuk jantung yang awalnya berdetak teratur menjadi berpacu menghentak tak terkendali. Membuat gurat wajah yang awalnya tenang menjadi pias menghadirkan bulir keringat dipelipis. Ini adalah novel berjudul topeng, cerita aksi yang menyelipkan komedi dan romansa untuk menyempurnakannya. Ini adalah kisah tentang hidup Violin. Tentang topeng yang dikenakannya dengan sangat sempurna untuk menutupi betapa kejinya seorang Violin Melodi Antasena.
All Rights Reserved
#137
rasya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile
  • [BUKAN] Couple Goals 2
  • LIO And His Daughter
  • Hydrangea✓
  • Transmigrasi Liana
  • The Villain's Redemption : Ezekiel La Reon
  • LION or NASKARA Sang Pengendali Cerita
  • SHADOWS IN A VESSEL

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines