Aurora
  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 15, 2022
Aurora, hal yang tampak indah, menarik, dan mempesona. Sehingga siapapun yang menatapnya penuh harapan, angan-angan, ingin mencapai dan memiliki, namun ternyata itulah penipuan belaka yang sering kita sebut Fatamorgana. kelak suatu saat nanti, kalian pasti akan paham apa yang tertulis di sini. :) nikmatilah saja. Baca dengan santai, liarkan imajinasi hingga menuju langit ketujuhpun diperbolehkan. Asalakan sadar diri, sadar prihatin, dan sadar? Sadar bahwa dia bukanlah untukmu walaupun pernah kau genggam setiap ruang jarinya. Perihal namaku, tidak perlu terburu-buru kalian tahu, yang terpenting adalah makna yang tersurat nanti. :) Arigatou gozaimasu ❤
All Rights Reserved
#36
curhatanku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta itu Luka ( Horor )
  • CATATAN HARIANKU
  • Cinta Sang Prajurit (END)
  • Menanti
  • 𝘁𝗵𝗲 𝗳𝗼𝘅 𝗱𝗲𝗺𝗼𝗻 𝗮𝗻𝗱 𝘁𝗵𝗲 𝗯𝗹𝘂𝗲 𝗵𝗮𝗶𝗿 [𝗿𝗮𝗻𝗱𝗼𝗺]
  • AhoBaka 2
  • • KECEWA ~
  • Angkasa ✔ (Completed)
  • Occulta Lux
  • Heart Escape💔

Di sebuah desa terpencil bernama Desa Wanasetra, ada sebuah rumah tua yang berdiri di ujung hutan. Rumah itu telah kosong selama lebih dari dua puluh tahun sejak peristiwa pembunuhan brutal yang merenggut nyawa satu keluarga. Konon, arwah mereka masih berkeliaran, menunggu seseorang untuk mengungkap kebenaran yang terkubur bersama darah dan air mata. Semua berawal dari kisah cinta antara Alana Kirana, gadis pendiam yang baru pindah ke desa itu, dan Raka Mahendra, pemuda tampan yang dikenal baik oleh semua orang. Di balik senyumnya yang tenang, Raka menyimpan rahasia kelam yang tak pernah diketahui siapa pun. Alana jatuh cinta pada Raka, tetapi semakin dekat ia mengenal lelaki itu, semakin banyak kejanggalan yang muncul. Mimpi-mimpi buruk, suara tangisan di tengah malam, dan penampakan sosok perempuan bergaun putih mulai menghantui hidupnya. Sosok itu terus berbisik satu kalimat yang sama: "Cinta itu bukan untuk dimiliki. Cinta itu luka."

More details
WpActionLinkContent Guidelines