Poor Girl

Poor Girl

  • WpView
    Reads 132
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2020
"Dan aku adalah salah satu yang harus berdiri di tengah reruntuhan,perasaan kecewa akibat kehancuran tersebut."~Gladys Athela Wiliam yaa,ini menceritakan tentang seorang gadis yang menanggung beribu ribu luka yang mendalam,tapi ia mampu menipu seluruh manusia dengan senyum manisnya sehingga semua orang menganggapnya dia adalah seorang gadis periang dan bahagia. "Dasar anak tidak tahu diri" setiap hari dia selalu di hujani kata kata menyakitkan dari ibu kandungnya sendiri bukan hanya kata kata itu saja tapi masih banyak lagi.bahkan kekerasan pun sudah tidak asing lagi baginya. "kamu terlalu baik untuk menanggung semuanya,aku yakin suatu saat kamu akan menemukan kebahagiaan kamu sendiri,kalau bisa bersamaku."~Devandra Keenan Pranaja
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • SENJA
  • Nathalea
  • save me
  • LET IT BE  [ 'Cause She Was Tired.]
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • NAKALA DAN TAWANYA

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines