Synesthesia Syndrome

Synesthesia Syndrome

  • WpView
    Reads 7,792
  • WpVote
    Votes 1,388
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 23, 2020
[AKAN DI REVISI SETELAH END] "Promise me. Don't go again, Asalia" -Agreza Arsenio "I promise. I Will not go again Agreza" -Asalia Alexander. *** Potongan kisah yang menjadi satu membentuk rasa rindu. Kenangan masa lalu yang menghantui gadis di umur yang terbilang cukup remaja membuatnya sakit dan depresi. Saat dimana orangtuanya berpisah karena suatu alasan yang tidak masuk akal. Tapi disisi lain, gadis itu memiliki sebuah keunikan yang mungkin saja tidak dimiliki orang lain. Namanya-Synesthesia Syndrome. Kemampuan melihat warna dari sebuah suara. Pertemuan awal gadis itu dengan seorang laki-laki pindahan di belakang gedung olahraga menjadi awal dari kisah percintaan mereka. Saling memahami sebuah rasa dan cinta. Jadi, bagaimana gadis itu akan menghadapi kerasnya dunia dan permainan alam semesta?
All Rights Reserved
#3
syndrom
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Diam Tak Bisu (END)
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Filantropi [SELESAI]
  • ALKATRIX [COMPLETED]
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]
  • Renjana [COMPLETED]
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Anxiety
  • Jangan Pergi  | NCT 127, NCT DREAM ,WAYV ✔️[END]

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines