JANNATI [HIATUS]

JANNATI [HIATUS]

  • WpView
    Reads 2,846
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
❄J A N N A T I❄ Seperti artinya, Jannati berarti surgaku. Surgawi yang dipersembahkan untuk seorang istri sebab ketulusan sang hati ** "Zaujati, ana uhibukka fillah until jannah" Aku mencintainya karena Allah. Wanita lembut dengan paras cantiknya yang berseri. Wanita lembut dengan tutur kata yang mengalun indah bak melodi tanpa puisi. Wanita lembut dengan keikhlasan dan ketulusan hatinya dalam menghadapi cobaan Illahi Rabbi. Wanita yang insyaAllah dirindukan surgawi. ~Muhammad Rijal Afnan Hanafi "Zauji, ana uhibbuka fillah abadan abadaa" Aku mencintaimu karena Allah. Laki-laki yang diciptakan dengan segala anugerah dari-Nya. Meski kau tak setampan nabi Yusuf, tak sesabar nabi Ayyub, tak sebagus akhlaq nabi Muhammad, tapi aku adalah wanita beruntung yang mampu menggenggam hatimu. Tuntun aku ke jalan-Nya zauji. Bantu aku berlayar menuju jannah-Nya. ~Najma Nurul Jannah
All Rights Reserved
#63
religius
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gus Vs Ning
  • Mahardika Raja {On Going}
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Dia dan Doa
  • Gus Rifqi My husband
  • RADAR KEMBALI [SELESAI]
  • Assalamualaikum Imamku
  • Kutunggu Hijrah Subuhmu (TERBIT)✅
  • I Love Gus (OPEN PO)

#1 in Pesantren. [22-03-2020] #1 in kesederhanaan[28-12-2019] #1 in Ponpes. [28-12-2019] #1 in Pondok. [29-05-2020] #1 in Ning. [24-07-2020] #2 in santriwati. [28-12-2019] --- Seorang putri kiai dari pesantren besar di Jawa Timur memendam keinginan sederhana: menjadi santri biasa. Ia ingin menjalani hari-harinya tanpa embel-embel "Ning" yang membuat jarak, ingin dikenal bukan karena garis keturunan, tapi karena dirinya sendiri. Maka, ia pun memutuskan untuk menimba ilmu di pesantren lain, jauh dari bayang-bayang keluarganya. Namun, takdir mempertemukannya dengan sosok yang tak terduga-seorang gus tampan, putra dari kiai di pesantren barunya. Laki-laki itu rupawan, cerdas, namun juga keras kepala dan menyebalkan di matanya. Setiap pertemuan selalu saja memantik perdebatan kecil, membuat hari-hari sang Ning penuh warna dan emosi. Akankah hati mereka yang saling bertolak belakang perlahan menemukan jalan untuk saling memahami? Mampukah Gus yang menyebalkan itu luluh pada pesona sang putri kiai yang anggun, cerdas, dan penuh semangat? Temukan jawabannya dalam kisah yang penuh kehangatan, tawa, dan diam-diam... doa. Selamat membaca✨ --- WARNING!!! PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN AKAN DITINDAKLANJUTI, SILAKAN HUBUNGI AUTHOR VIA INSTAGRAM ATAU WATTPAD JIKA MENGETAHUI HAL SERUPA LAGI, TERIMAKASIH ☺️☺️☺️ From:Author:D

More details
WpActionLinkContent Guidelines