Kenapa Manusia Perlu Hidup?

Kenapa Manusia Perlu Hidup?

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 2, 2021
Dalam dua detik, kamu akan menemukan kalimat tidak bermakna namun perlu dimaknai. Dan dalam detik kemudian, kamu akan tahu pantas tidaknya kamu melanjutkan hidup. Semoga isi karya ini tidak akan membuatmu putus asa.
All Rights Reserved
#558
katabijak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Moonlight [ REVISI ]
  • STUDY GROUP - KOS MAMI IDA - END
  • Aku (hampir) Menyerah ✔️ | END
  • RAJAWALI [REVISI]
  • Menulis dan Kamu
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • Hati Yang Bersuara [ COMPLETED✓]
  • I'm not Mutan I'm Human Like as You
  • DARKEST SECRETS
  • ILHAM UNTUK MELLY [SELESAI]

#3 werewolf Agustus 2019 #3 werewolf Desember 2019 "Kau tidak bisa menghindari takdir, apa kau masih tidak mengerti bahwa kita terikat?" "Tidak, aku tidak pernah percaya hal semacam itu." "Sampai kapan kau akan menghindari ku? Apa kah aku tidak lebih dari ramalan yang harus kau penuhi?" "Tolong, sekali saja. Apakah aku... Bisa menjadi pilihan mu untuk terakhir kalinya?" • Ada sebuah pepatah yang mengatakan... Jika dunia ini palsu, maka kedamaian tidak akan pernah tercapai atas konflik yang tiada akhir. Tidak ada kebahagiaan dan kedamaian sejati, sampai dunia ini berakhir sepenuhnya. Ketika semesta terancam hancur berkali-kali, mereka yang memijak langit tidak merasa gentar ataupun berbelas kasih mengulur tangan ke bawah demi menolong mereka yang di bumi. Orang-orang menangis, menjerit dan mati tanpa arti seperti layu nya daun dalam kobaran api menyala. Apakah, kutukan keabadian ini tidak akan pernah berakhir? Mereka yang terpilih, adalah orang-orang yang dilahirkan di bumi, namun mampu meraih kekuatan untuk mengguncang langit, dan sekali lagi memeluk dunia daripada para dewa. Mereka hidup, dan terus menunggu hari itu tiba, sekalipun generasi berubah-ubah dan jaman mengikis belas kasihnya... Ini adalah, awal dari mereka yang dunia nya tidak pernah tertidur. © copyrighted by koreniverse, Indonesia. Febuari 7 2019 Dont copy my story, this is real and pure of my imagination. You should know what the risk for plagiarism ;) Plagiat? God of justice are waiting for you Tolong tinggalkan jejak, terimakasih ✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines