1.15 [ON GOING]

1.15 [ON GOING]

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika kita dipaksa menghadapi keputusasaan, tanpa seseorang yang selalu kita harap akan mengulurkan tangan. Hingga akhirnya, kita terbiasa menghadapi semua sendirian.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa Tanpa Kata
  • Dream Note
  • mandiri tanpa sosok ibu
  • Rasa Yang Hilang
  • Tirta Mata
  • Berbagi Hati (Tamat)
  • Your Memories[End]✔
  • Askara Leonard (Re-Upload) [END]
  • The Family

Pernahkah kamu merasakan sesuatu sampai tidak bisa berkata-kata? Sedih, senang, pilu, kecewa, ataupun sakit. Rasanya sangat teramat dalam hingga hanya hati yang bisa memaknainya, tanpa ucap, tanpa kata. Suatu ketika dalam benakku muncul pertanyaan. Mungkinkah dalam sebuah keramaian seorang anak manusia merasa sepi? Mungkinkan dari sebuah keceriaan terdapat goresan luka yang tak kunjung pulih? Atau mungkinkah dari raut wajah yang tersenyum terdapat tetesan air mata yang tak pernah kering? Jawabannya akan kita cari dan temukan bersama dalam buku ini. Mungkin atau tidak? Sepertinya di antara kita akan menemukan jawaban yang berbeda-beda. Tetapi yang pasti rasa akan selalu menjadi jawabannya. Sekarang, aku ingin mengajakmu untuk ikut berkelana ke dalam berbagai ruang rasa yang sempat aku masuki selama beberapa tahun terakhir ini. Semoga ruang-ruang ini dapat membuat kamu merasakan pengalaman yang sama dan dapat mengambil pelajaran dari pengalaman-pengalaman tersebut. Semoga. Selamat memasuki ruang rasa 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines