Story cover for Reflection Kills by sugamahendra
Reflection Kills
  • WpView
    Reads 449
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 449
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 12
Ongoing, First published Apr 23, 2020
Seorang gadis hidup dengan kehampaan yang mendalam. Setiap merasakan rasa bahagia ia terus dihantui rasa takut dan tersiksa, di hidupnya sudah tidak ada lagi rasa kasih sayang dan cinta. Cinta dan kepedulian itu hanya membuatnya mati perlahan.

Baginya hanya dirinya dan bayangannya saja yang tidak kosong.
All Rights Reserved
Sign up to add Reflection Kills to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 7
Juan [REVISI] cover
RAKA cover
Behind The Smile cover
Epiphany [Completed] cover
DINAZAN By rotibakar25 cover
My Life And My First Love cover
RAPUH cover

Juan [REVISI]

1 part Complete

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.