MYSTERIOUS BOY

MYSTERIOUS BOY

  • WpView
    LECTURAS 416
  • WpVote
    Votos 58
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 12, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Vannesa olive..seorang gadis yang bersifat dingin di dalam rumah dan cerewet di luar rumah...seperti bermuka dua tetapi ia tidak seperti itu... Disaat ortu nya sedang bertengkar dan bertengkar tak habis habis sampai membuat Nessa meninggalkan rumah nya dan kembali bersedih diam diam Ia tak mau teman nya tau jangankan teman sahabat ia tak pernah memberi tahu yang ia kasih tau adalah "biasa masalah keluarga doang" Nessa tak mau merepotkan sahabatnya itu yang suka menghiburnya dikala ia sedang bersedih dan akan ada part yang sangat menyedih kan hmmm mungkin:v Part/hari dimana semuanya hancur sehancur hancur nya sehingga tak ada satu orang pun yang mendukung nya dan secara tiba tiba datang sebuah surat dan dari sana ia memulai harinya Dengan gembira karena ulah si • mysterious boy• yang terus terusan memberinya surat Dan tanpa kepastian'( Jan lupa vomment and beri suara yaaa makasihh^^ Jan lupa vomment yaaa Thx ya yg udah vomment^^
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ikhlas Yang Tak Mudah
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • About Naskala [on going]
  • Nazia
  • luka dan duka [END]
  • Lantas (END)
  • Together ✓[COMPLETED]
  • Hurt Love
  • Beri aku kesempatan sekali saja
  •  ANATHA

Seorang gadis cantik nan manis, berkulit sawo matang itu kini tengah duduk berteduh di sebuah cafe dengan menikmati secangkir kopi susu dan suasana hujan yang lebat. Pandangan nya tertuju pada seorang wanita yang tengah bersenda gurau dengan pasangan nya. Ia tersenyum tipis dengan cairan yang keluar dari pelupuk matanya. Air mata yang terus menerus keluar menuruni pipinya. "Kaka sayang kamu, Kaka janji akan selalu jaga kamu dan selalu ada buat kamu". Ucapan itu yang terus menerus selalu terlintas di benak nya. "Kak, kenapa Kaka tinggalin aku? aku belum bisa untuk melakukan segala hal sendiri. aku masih butuh Kaka, aku masih butuh pundak Kaka untuk bersandar". Terlihat ia memejamkan matanya seraya bergumam dengan nada yang sangat lirih. "I miss you ka"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido