Story cover for Our Home Lost in This House by IliNaHk
Our Home Lost in This House
  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
Complete, First published Apr 23, 2020
Malam membawa bulan melayang diambang langit
Menebar bintang yang berbaris rapi
Sakit yg menggerogoti aku
Semakin tak berperasaan
Menusuk ulu hati, menyisakan luka yang tak kunjung mengering
Menambah lara hatiku yg terkhianati

Aku tak diberi kesempatan
Oleh rembulan untuk berkisah lebih lama dari biasanya


Arumi Syafiya.
_________________________________________


Secarik kertas terakhir seorang ibu dalam sakaratul mautnya. Lengkap dengan butir-butir air mata yg membekas di atas kertasnya. Dan tetesan darah yang membentuk identitas di permukaannya. Yang membuat siapa pun yang membacanya akan paham, betapa sakit dan. menderitanya ia di penghujung nyawanya. 

Wanita hebat yg kerap kami panggil Bunda itu, telah tiada tiga tahun yang lalu. Mewarisi kami hati yang terbalut rindu. Lengkap dengan kenangan kami, hari-hari kami, yang kami habiskan dengan canda dan tawa. Tanpa tau apa yang telah dialaminya, kami tak kehilangan sedikit pun kasih sayang. Semuanya utuh, seolah baik-baik saja.
All Rights Reserved
Sign up to add Our Home Lost in This House to your library and receive updates
or
#38stepsister
Content Guidelines
You may also like
Finding Daddy (END) by scaredcrow
40 parts Complete
Hidup Linka yang menurutnya flat semenjak keluar dari panti asuhan mendadak berubah saat seorang cowok datang dan mengaku sebagai anaknya. ** Linka tak menyangka, akan ada waktu dimana ia harus mengalami serangkaian kesialan dalam sehari. Berawal dari saat Gilang, pacarnya yang tiba-tiba memutuskan hubungan mereka, dan keadaan dimana ia harus mengalami kejadian memalukan dihadapan puluhan siswa. Seakan belum cukup, kesialan cewek itu berlabuh disaat cowok bernama Harka tiba-tiba muncul dihidupnya. Yah ... semua mungkin akan baik-baik saja, jika Harka tidak datang sebagai orang yang mengaku sebagai anaknya di masa depan. Tentu saja, awalnya Linka pikir ini sama sekali tidak masuk akal. Namun, semua mulai terjawab setelah mendengar apa yang Harka jelaskan. Mulai dari bukti bahwa ia tak sekedar omong belaka, dan alasan kedatangannya. "Kalo begini, apa gue masih tetap ada?" ** #1 in Lisa [21 Februari 2022] #5 in Fiksi Remaja [06 Maret 2022] #1 in Daddy [06 Maret 2022] #4 in SMA [07 Maret 2022] #4 in Hanbin [24 Juni 2022] #1 in Hanbin [23 Agustus 2022] #4 in TheWattys2022 [15 April 2023] #2 in TheWattys2022 [25 Oktober 2023] #2 in Ikon [11 November 2023] #1 in TheWattys2022 [11 November 2023] #1 in Haruto [3 April 2024] #2 in Fiksi Remaja [08 Mei 2024] #1 in Sekolah [13 Mei 2024] #2 in Cogan [13 Mei 2024] #1 in Coolboy [15 Mei 2024] #5 in Fantasi [17 Desember 2024] ATTENTION:FOLLOW SEBELUM MEMBACA! [MENGANDUNG ADEGAN SENSITIF 17+] note: Cerita ini hanya fiksi, dan terinspirasi dari drama Korea berjudul 'Love Buzz' tapi tenang, nggak ada kesamaan di alur ceritanya. Maaf bila ada kesamaan tokoh, latar dan sifat. Hal itu merupakan hal yang tidak disengaja. TIDAK MENTOLERIR SEGALA BENTUK PLAGIARISME Start: 28/04/2021 Finish: 30/07/2021 Copyright ©2021 By: Samantha Nolan
You may also like
Slide 1 of 9
Semua Tentang Kita (STK) ✔️ cover
Cool Beauty  cover
AKSAFA (End) cover
Aksa Riksa cover
Memories in Moon cover
Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir cover
Finding Daddy (END) cover
Maaf' (Revisi) cover
My Absurd Ex [END] cover

Semua Tentang Kita (STK) ✔️

78 parts Complete

(DILARANG MELAKUKAN COPY DALAM BENTUK APAPUN TANPA IZIN) SELESAI -78 CHAPTER. Kalian tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Mengenang. Yah, proses mengenang adalah hal terburuk yang pernah ada. Karena mengenang selalu menyeret kita untuk berjalan mundur. Perpisahan hanya 'kan meninggalkan kenangan yang membuat kita sulit lupa karenanya. Mengisahkan seberapa berisiknya mereka hanya dengan bertatap muka, seberapa kerasnya tawa, seberapa hebatnya tangis di antara mereka menghadapi betapa kejamnya takdir mempermainkan hidup. Seperti itulah kenangan. Bahkan, waktu pun takkan mampu untuk menghapus jejak yang telah kita gores bersama. Kenangan yang selalu membuat aku rindu. Kenangan yang selalu membuat aku mengatakan aku mengingatmu. Yah, kenangan itu adalah kalian. "Kalian itu alasan gua memahami definisi sayang tanpa rupa, keluarga tanpa darah." -Indri Raysilia Januar. Kritik dan Saran dipersilahkan. Karya : Indah_zrd Cover by : @indrindi13 /InArt