GAGAL (Move On)

GAGAL (Move On)

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Brengsek!!" Tatapan matanya menyiratkan kekecewaan yang mendalam. Tanpa terasa air matanya mengalir begitu saja, meski telah berusaha sekuat tenaga menahannya. Gadis itu meringkuk di kasurnya dengan menahan Isak tangisnya yang tanpa dia sadari semakin tak bisa dibendung. Kembali dia buka aplikasi chat dalam ponselnya, matanya tertuju pada chat teratas dari sang pacar, ralat mantan. Ya benar saat ini gadis itu menangis dikarenakan telah diputuskan secara sepihak oleh pacarnya , yang sekarang sudah jadi mantan itu. "Dasar pengecut. Mutusin lewat chat gak gantle banget si jadi cowok." Ucapnya mengejek pada layar ponselnya yang menunjukan gambar sang mantan. Dian tersenyum miris, " gue baru tau kalo kaya, cantik, pinter belum bisa bikin Lo mikir buat gak mutusin gue secara sepihak. Seenggaknya di rundingin dulu kek biar gue-- hiks..bis-a hikss.. nyiapin huaaaaa...... gue gak bisa diginiin." Akan kah Dian bisa berhasil move on dari sang mantan itu ? Kita lihat hanya di sini.
All Rights Reserved
#594
goodgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Suka Cherry
  • 365 Day's to Fall in Love
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Dating Demi Gengsi
  • Step Backward
  • VINDEYLI
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Adek Kelas ✔ [COMPLETED]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

"Cher, lu yakin ini tasnya?" tanya seorang gadis dengan wajah was-was melihat sekitar nya. "Iya tenang aja, aku yakin banget ini tasnya," Gadis itu sangat yakin kalo tas ini milik orang itu. "Yaudah, cepetan masukin sebelum keburu masuk." Gadis itu pun dengan cepat memasukkan sesuatu ke dalam tas itu. "Udah beres," Ucapnya sambil meletakkan tas itu ke tempat nya semula, agar tidak dicurigai oleh sang empunya. Mereka pun cepat-cepat keluar dari kelas itu sebelum ketauan dan bersembunyi di balik tembok. Mereka sangat yakin kalau rencana mereka pasti berhasil. Dan tak lama setelah itu, mereka mendengar suara gaduh di koridor menandakan bahwa murid-murid dari kelas tersebut telah kembali dari lab. Hingga kemudian "SIAPA YANG MASUKIN KAOS KAKI BAU INI KE DALEM TAS GUE." Deg. Suara itu. Bukan milik orang yang mempunyai tas tadi. Melainkan suara orang lain. Mereka berdua pun saling memandang satu sama lain dengan wajah penuh keringat dan bersiap mengambil ancang-ancang untuk berlari dari balik tembok sebelum ketahuan. Tapi sayang, usaha mereka gagal karna orang yang ingin mereka kerjai malah melihat mereka. "Bar, gue tau siapa yang masukin." Sial. Mereka ketauan. Tamatlah sudah riwayat mereka berdua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines