We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
PELUKAN TERAKHIR AYAH

PELUKAN TERAKHIR AYAH

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 24, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Journal / Diary
Pelukan Terakhir Ayah By Iyam MDI "Tidak semua perpisahan diawali dengan kata selamat tinggal. Ada yang hanya menyisakan sebuah pelukan terakhir." Hidup seorang gadis berubah dalam sekejap ketika sosok yang paling ia cintai ayahnya menghembuskan napas terakhir. Di tengah duka yang begitu dalam, ia harus belajar menerima kenyataan bahwa pelukan hangat yang selama ini menjadi tempat pulangnya kini hanya tinggal kenangan. Namun kehilangan bukanlah akhir dari segalanya. Dengan dukungan keluarga, sahabat, dan orang-orang yang menyayanginya, ia perlahan bangkit dari luka yang hampir menghancurkan hidupnya. Di setiap langkahnya, ia menyadari bahwa kasih sayang seorang ayah tidak pernah benar-benar hilang. Cinta itu akan selalu hidup dalam doa, kenangan, dan setiap keputusan yang ia ambil. Pelukan Terakhir Ayah adalah novel yang terinspirasi dari kisah penuh haru tentang cinta keluarga, kehilangan, ketegaran, dan perjuangan untuk tetap melangkah meski hati dipenuhi kerinduan. Sebuah cerita yang akan mengajak pembaca menangis, mengenang, dan belajar menghargai setiap detik bersama orang-orang tercinta sebelum semuanya menjadi kenangan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Looking For Happiness
  • DARKEAGLE (END)
  • Struggle X saaihh
  • You don't know me
  • Because Of You
  • Perjodohan (Zeesha)
  • Bitter Life Him
  • PELUKAN AYAH RUMAH SEBENARNYA (Sudah Terbit)
  • Nazka (Hiatus)
  • Kita Yang Masing Masing

Seorang gadis yang selalu mendapatkan perlakuan tidak bermoral dari kedua kakak dan papa nya sendiri tumbuh menjadi gadis yang malang, ia merubah penampilan nya seperti wanita murahan, merubah sifat nya menjadi jahat dan egois. Merubah kepribadian nya menjadi seorang pembully di sekolah. Hanya karena ingin mendapatkan perhatian dan kasih sayang ia menjadi orang lain dan membohongi diri nya sendiri. Tapi di balik itu semua, ia selalu memendam rasa sakit nya seorang diri, memendam kekecewaan nya seorang diri, menjadikan nya bodoh dan lemah hanya karena ia mengejar perhatian dan kasih sayang yang pergi setelah ibu nya tiada. Alara tidak membenci tuhan, ia hanya kecewa kepada tuhan. Kenapa tuhan begitu membuat nya menderita? Kenapa tuhan membuat nya bertahan seorang diri? Mengapa tuhan tidak mendengar doa doa nya yang selalu ia harapkan terjadi? Dulu ia berfikir seperti itu. Tapi sekarang, setelah ia sudah merasa lelah dan tidak berdanya tuhan menjawab satu-persatu doa-doa nya. Dulu Alara ingin mendapatkan perhatian dari kakak dan papa nya dan sekarang ia telah mendapatkan nya. Dulu ia ingin merasakan kasih sayang yang tulus dari keluarga dan seorang teman dan sekarang ia pun sudah merasakan nya. Ternyata tuhan adil, tapi kenapa harus di saat ketika ia akan pergi untuk selama nya? DÀJIA HÀO!! Kalian tertarik gak baca novel pertama wo setelah membaca deskripsi nya? Maaf nya kalau novel nya kurang memuaskan atau gak sesuai ekspektasi kalian soal nya wo juga baru belajar jadi Author nih, jadi maklum lah nya kalau cerita nya kurang menarik atau anstrimenstrim. Kalo kalian tertarik buat baca novel ini ayo mampir dan jadi readers setia wo sampai ending. Makasih buat yang mau baca. Happy Reading!

More details
WpActionLinkContent Guidelines