Balon [Novel]

Balon [Novel]

  • WpView
    Reads 1,149
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 20, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
[Jeda] [Update setiap Kamis, Sabtu dan Minggu] Akankah yang pergi akan pulang? Apakah putih bersedia membawa sinar datang ke dalam kegelapan lagi? Apakah yang telah ditaburnya tidakkan pernah ia tuai karena segalanya telah layu dan mati? Apakah hidup bisa terus berjalan tanpa orang-orang yang kucinta ikut mengiringi? Entahlah. Balon yang telah telah lepas pasti tidak akan kembali. Kecuali ketika ia lepas, sekuat tenaga aku mengejarnya sekuat tenaga. Namun, belum tentu juga aku akan dapatkan kembali balon yang telah lepas itu. Pergilah, kau lebih indah saat terbang menghiasi langit biru itu. Baca terus "I'm Sorry" ini cerita tentang penyesalan ketika kebenaran berlari melampaui kebohongan. Start: 12 Mei 2020 Finish: -
All Rights Reserved
#3
aninditha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Janji Yang Harus Kita Tepati Bersama
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • Angkasa (Forget Me Not)
  • IF [FIN]
  • Efemeral
  • AlviAra 2 (Lakuna) ✔

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines