Senja Merbabu [END]

Senja Merbabu [END]

  • WpView
    Reads 905
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Sat, Feb 19, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
[INI LEBIH KE CERITA PENDEK SIH YA BIAR KALIAN GA BOSEN BACA NYA, SEASON KE 2 INSYAALLAH TUNGGU AJA] Senja selalu menjadi waktu paling ditunggu. Saat dimana Matahari kembali ke peristirahatannya setelah seharian berjuang memberi sinar kehidupan untuk Bumi. Senja menghadirkan eksotisme angkasa, semburat jingga langit dan pemandangan terbenamnya Matahari selalu bisa menghipnotis setiap insan yang telah lelah melewati harinya. Begitu pun juga Afa, gadis asal Minang berumur 20 tahun yang sangat menunggu kehadiran senja setiap hari nya. °°°°° Kali ini, dunia Afa dan teman-teman nya akan membawa mu ke dalam pendakian Gunung Merbabu, dalam misi nya untuk melihat senja dari ketinggian 3.145 mdpl. (CERPEN INI TIDAK MENERIMA FEEDBACK!)
All Rights Reserved
#8
afa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Gone(✔)🔚
  • ALLER
  • Rainbow Mist ✔️
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Harapan Bunga Terakhir
  • Arfan & Syeira
  • Ketaksaan Cinta ✔️
  • Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali)

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines