PALET

PALET

  • WpView
    Reads 392
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 11, 2021
⚠ mengandung banyak kata kasar dan drama ga jelas ⚠ Sebuah kelompok kecil di Sekolah Menengah Atas yang tak mencari kepopuleran karna dengan hidup penuh tawa seperti saat ini saja sudah penuh dengan banyak rintangan. Gila, berisik, dan tak tahu malu... Itulah mereka. Namun mereka selalu dicap sebagai anak baik oleh para guru karena kelakuan atau prestasi mereka. Bagaimana bisa? padahal mereka selalu bertingkah yang hmm... tak dapat ditiru. Jawaban singkatnya adalah mereka melakukan pencitraan di depan guru. Lagi pula siapa juga yang bilang bahwa mereka baik dari sananya? Itu adalah salah satu cara mereka saja. Tapi jangan samakan mereka dengan kelompok pembuat onar. Ingat jangan samakan!!! Karena hanya ada tawa diantara mereka, tawa dan senyuman dengan semercik hal hal tidak waras yang mereka bahas. Namun tidak ada yang tahu kisah dibalik tawa tersebut.
All Rights Reserved
#1
palet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • SMA : Stres Manis Aja [END]
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • 𝐉𝐞𝐣𝐚𝐤 𝐁𝐚𝐲𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐃𝐢 𝐒𝐌𝐀 𝐀𝐁𝐃𝐈𝐓𝐀𝐌𝐀
  • Because I'm Stupid (End)
  • Teacher Pet's : Brothership
  • You Are Again
  • MOVE ON ✅
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • ★BABY ZION★

Livia tak menginginkan Kennard--bad boy paling ia hindari--menjadi saudara tirinya. Namun suatu malam, Livia mengalami peristiwa tak terlupakan bersama Kennard hingga mengubah perasaan keduanya. *** Meski tak memiliki seorang ibu, Livia Rinshi tetap hidup bahagia bersama ayahnya. Saat menginjak usia enam belas tahun, seharusnya Livia lebih berbahagia karena sang ayah menikah lagi. Tapi, tidak! Hidup Livia tak lagi sama ketika Kennard Vicco, bad boy yang paling ia hindari, menjadi saudara tirinya. **** Jantung aku kayak meledak waktu melihat cowok nggak pakai baju tiduran di kasurku. Aku menjerit kuat-kuat sampai Kennard tersentak dan duduk sambil melongo bego. Berkacak pinggang, aku berjalan ke arah ranjang bersprei Hello Kitty. "Ngapain kamu tidur di sini?!" Senyuman Kennard tersungging bikin wajahnya semakin tampan. Tapi, aku nggak pernah tergoda bujukan setan. "Biasa aja kali. Nggak usah ngegas," ujarnya rese. "By the way," Kennard turun dari ranjang dan berdiri di hadapan aku, "Mulai sekarang, lo kudu nurut apa kata gue atau ...." "Ihh ... nggak mau!" tolakku sambil memalingkan muka ke arah jendela, takut khilaf karena ngeliat otot perut Kennard. "Kalo lo nggak mau," Wajah Kennard mendekati aku, "Gue bakal bilang ke Bunda, semalam lo pergi ke mana." Mataku melebar, mulutku terbuka, perutku juga mulas, sementara Kennard menyeringai sadis. Oh, puh-lease! Aku ketahuan si Iblis! #BukanTeenlitBiasa ❤️ Dilarang baca jika kamu lemah iman, tak sanggup menerima ke-uwu-an, atau takut baper yang berkepanjangan. ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines