My Annoying Brother [END]

My Annoying Brother [END]

  • WpView
    MGA BUMASA 1,463
  • WpVote
    Mga Boto 77
  • WpPart
    Mga Parte 37
WpMetadataReadKumpleto Wed, Sep 22, 2021
Follow dulu sebelum baca ! Sinopsis : "Rahasia masa laluku terbongkar, bersamaan dengan cinta yang mulai tumbuh dalam hatiku. Siapa yang harus kupilih pria yang mampu menggengam tanganku atau bad boy sekolah yang ternyata kakak kandung ku" -Nania "Rahasia hidupku dan juga kenyataan bahwa aku mencintai wanita yang ternyata adik kandung ku. Tamparan, pukulan, tendangan dari papah bisa ku terima. Tapi kenyataan dari itu semua. Sulit kuterima. Tak pernah tau siapa mamah kandungku, namun ketika ku tau justru hanya ada kebencian dimataku. -Regan "Aku melihat mamah menagis setiap hari, kurahasiakan itu semua dari Naina. Walaupun ku tak tau apa penyebabnya. Namun kini ku tau, ada orang lain yang terlahir bersamaan denganku saat itu" -Revan Follow dulu sebelum baca, dengan Follow dan Vote berarti kalian menghargai cerita aku. Dilarang Copy Paste cerita ini !!! #teenfiction #twins #teenager #brother #SMA
All Rights Reserved
#96
revan
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Bitter Is You || ✔ ||
  • Nada & Luka (THE END)
  • Fake Relationship [END]
  • VIONA [Completed]
  • Javas Drexzer [END]
  • Jadi Baby?! [Lengkap]
  • ABRIAGI [END]✔
  • Dua Puluh Menit [END]
  • DEVIAN [END]
  • MAVAKA

Khanaya dan Khanayla, dua orang yang lahir dalam rahim yang sama dengan banyak perbedaan ketika terbentuk menjadi gadis remaja. Khanayla yang terlahir sebagai gadis cantik penuh keanggunan di setiap langkahnya, tutur kata yang lembut. Berbanding terbalik 360° dengan kakak kembarnya-Khanaya-yang begitu tertutup dengan sekitar. Hidup penuh misteri dan tekanan dari Ayahnya. Khanaya Neevezha Althaia Khanayla Naveezha Affran Dua bocah kembar yang berbeda dalam segala hal. . . . . . "Urusannya sama lo apa?" "Aku bisa minta sama Ayah buat kesini bersama." "Terus hubungannya sama gue apa?" "Kenapa kamu bersikap kayak gini ke aku? Kalau aku ada salah, aku minta maaf. Jangan menjauh dari aku. Tolong." Dengan sangat jelas Khanaya mendengar suara kembarannya yang bergetar itu. Jujur saja rasanya Khanaya ingin menarik gadis yang lebih muda sepuluh menit darinya itu kedalam dekapannya. Ia tidak tega jika harus membiarkannya menangis lagi. Namun, kilasan ingatan atas perlakuan Ayahnya membuat Khanaya gelap mata. Tidak mungkin bagi Khanaya melupakan kenangan pahit itu. Tetapi perkataan sang Ibunda sebelum tarikan nafas terakhirnya, Khanaya diminta untuk selalu menjaga dan melindungi adik kembarnya dari segala macam bahaya. Ini belum saatnya, Khanayla harus menunggu sedikit lebih lama lagi jika ingin Khanaya yang sebenarnya kembali. "Gak usah repot - repot." Khanayla menggeleng Cepat. "Bukan ini yang aku mau." "Lo pikir gue juga mau berada di bawah tekanan, hah?! Gak sama sekali!" Tanpa sadar Khanaya meninggikan oktaf suaranya di hadapan Khanayla. . . . . . Please enjoyed this place story... [Rank my story] #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #6 : /anaksekolahan #8 : /penolakan

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman