We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
RAPUH DAN UTUH

RAPUH DAN UTUH

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kehidupan percintaan memang merumitkan. setiap orang pasti pernah merasakan entah dimasa lalunya,masa kini ataupun masa depan. kadang cinta juga menyuguhkan hal yang sangat menarik sehingga membuat kita sangat bahagia. ya sebahagia itu ! Namun tak sedikit pula cinta menyuguhkan hal yang menggores sebuah ciptaan yang maha kuasa yang dinamakan HATI. seseorang bertanya. Apa si yang dinamakan hati? apa hanya sebuah benda? sebuah barang berharga? atau hanya pelengkap saja?. jawaban dari pertanyaan tersebut berbeda beda. Fungsi hati atau deskription tentang hati menurut dokter(ilmuwan2 di bidang IPA) dengan seorang coach love atau di dunia percintaan tentu berbeda.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • INTERPRETASI RASA
  • Money+Love
  • ALNAYA [COMPLETED]
  • Yang Pernah Patah
  • Do You Miss Me ?
  • Everything
  • Menyakitkan
  • Di Balik Kacamata [END]

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines