my ice boy

my ice boy

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tagsremaja
"sekali kali lo senyum ke, gue cmn pengen liat walaupun sedikit rak"- greget anastasya "g pntng buat gue"-raka dngn wajah datarnya ANASTASYA CLAUDIA CIMBERLY gadis yg menunjukan ke 'rapuhan' nya dengan tingkah konyolnya. berbeda dengan MUHAMMAD RAKA AKRAINA SAPUTRA laki laki yg menyimpan segala 'masa kelam' nya dengan wajah sedatar tembok. akankah es yg ada di tubuh raka luluh?akankah benteng yg selama ini raka pertahankan akan rubuh oleh gadis yg menurutnya aneh? yu di cek siapa tau cocok sm selera kalian hihi, don't forget to vote and comment biar aku semangat buat nulisnya hehe
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rules vs Chaos
  • 101 Days Before In January
  • RAKASYA [TERBIT]
  • Age-Gap Love
  • LUKA BIASA GADISKU
  • My Posesif Brother
  • Tentang Rasa
  • TOO HANDSOME
  • Es Batu

Seorang gadis yang memiliki paras cantik dengan mata sipit memiliki sifat yang sangat berbeda dengan parasnya. Gadis berparas cantik dan anggun itu memiliki sifat barbar dan juga random. Meski begitu dia memiliki daya tarik yang kuat sehingga banyak disukai oleh para siswa sekolahnya. Bahkan dia memiliki banyak penggemar juga dari sekolah lain. Gadis itu cukup populer di sekolah dan dia juga merupakan seorang selebgram. Siapa sangka gadis itu harus dijodohkan dengan cowok berhati es. Cowo yang memiliki jabatan sebagai ketua OSIS itu juga merupakan kapten tim volly sekolah. Cowok dengan wajah tampan namun dingin. Memiliki sifat cuek juga ambisius membuatnya menjadi idaman siswi-siswi sekolahnya. "Se ngga terima itu lo dijodohin sama gue?" Meysha mendelik kesal mendengar itu. "Lo buta apa gimana sih, Za. Ya iyalah!" "Ya udah, sama!" sahutnya datar. "Terus kenapa setuju Reza!" Meysha benar-benar muak kali ini. Areza terdiam. R-reza? Areza membuang nafas pelan kemudian berdiri tepat di depan gadis yang kini menangis terisak. Areza yang semula tidak begitu peduli menjadi tidak tega melihatnya. "Gue ga niat buat ngebujuk lo, Sha. Tapi kalau orang tua udah ngusulin berarti mereka udah mikir matang-matang sebelumnya." kata Areza dewasa, karena bagaimana pun dia tau alasan kenapa orang tuanya bersikeras melakukan perjodohan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines