Story cover for Iya Pak! by SariKendi
Iya Pak!
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 24, 2020
Lia Pujiastari kembali ke hotel tempatnya dulu OJT sebagai Daily Worker

Lia pikir pekerjaannya disana akan lancar-lancar saja karena dia sudah cukup hapal dengan lingkungan dan kebiasaan orang-orang disana.
Tapi ternyata kehadiran Supervisor baru yang kerjanya sangat teliti, selalu bersikap dingin dan congkak membuat Lia harus terus bersabar. Sampai akhirnya mereka berdua terlibat pertengkaran hebat. 

Sejak itu, Lia yang tadinya merasa seperti debu di pojok laci berubah menjadi pusat perhatian di hotel
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Iya Pak! to your library and receive updates
or
#19parttime
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dear tomorrow cover
Kapan Resign? cover
The Man ✔ cover
My Beloved Staff (TAMAT) cover
RAISE THE BAR (COMPLETED) cover
ROCK THE BOAT (COMPLETED) cover
Room Chat Shinbi's house cover
Lead Magnet cover
Not So Cold Mr.Boss (End) cover
Don't Tease Me (END) cover

Dear tomorrow

55 parts Complete Mature

Mona tiba-tiba saja ditugaskan untuk membantu salah satu rumah sakit milik universitas terkemuka di jogja karena rumah sakit itu baru saja kehilangan dokter bedah terbaiknya. Ia tak pernah mengira jika tugasnya kali ini membuatnya bertemu dengan sosok senior super humble idaman para perempuan yang sialnya selalu membuat hari-hari mona menjadi carut marut. *** Perintah dari direktur utama rumah sakit membuat mona berakhir ditugaskan jauh dari kota kelahirannya, bukan karena mona yang tidak becus dalam bekerja tapi adiguna admaja, yang tak lain adalah ayah mona memberikan pekerjaan itu karena mona yang dinilai mempuni dalam bidangnya sebagai dokter spesialis bedah tulang terbaik di ibukota apalagi mona adalah salah satu lulusan terbaik dari universitas terkemuka di jerman. Awalnya mona menolak keinginan papanya itu, tapi mau bagaimana lagi, ucapan dirut sama dengan tuhan. Maka mona wajib melaksanakannya. Hari-hari yang awalnya tak pernah diperkirakan olehnya pun dimulai, hari-hari dimana mona berusaha sekuat tenaga agar tidak terperangkap oleh pesona seorang laki-laki yang tak pernah bisa mengungkapkan kata cinta namun bisa meluluh lantakan hati semua perempuan yang memujanya. -- @202305