UNTUK
  • WpView
    Reads 1,333
  • WpVote
    Votes 453
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tepat sebulan sebelum ujian kelulusan dimulai, Shila dan Kevin harus mengorbankan perasaan mereka kepada jarak. Masalah keluarga serta tanggung jawab yang membuat Kevin harus meninggalkan Shila keluar Negeri. Tapi di balik semua itu, Shila berusaha menyusul nya untuk menepati janji yang mereka buat. Shila berusaha menjadi layak untuk Kevin. Berusaha sendirian di akhir masa SMA nya untuk mendapatkan beasiswa dan menyusul Kevin ke Rotterdam. Di sisi lain Shila juga harus meninggalkan kehidupan nya di Panti Asuhan tempat nya tumbuh menjadi seperti sekarang. Kisah ini menceritakan banyak pengorbanan yang harus dikorbankan untuk menciptakan planet baru bagi peran utama nya. Kisah mereka yang sedari kecil tidak pernah bahagia, kini mereka mencoba menciptakan bahagia tersebut.
All Rights Reserved
#13
gramedia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SATRIA (Completed)
  • GASA [end]
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]
  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu
  • PAGAR TUHAN [TERBIT]
  • Transmigrasi Aqila (END)
  • Ternyata Dirimu
  • ARGA [Completed]
  • The Universe Knock My Door [SELESAI]

WARNING!!! INI CERITA ANAKNYA YOGI DAN KINARA (MY ICE BOY) "Dan lo siapa? Berani-beraninya lempar gue pake kertas ini?" Dia merebut kertas itu dari tangan gue dan menunjukkannya. Gue kaget, gue kesel, kenapa dia malah nanya balik sih! Bukannya jawab dulu pertanyaan gue tadi! Gue mengangkat tangan sambil mengepalnya "Uuh, kalo lo cewe gue jambak tuh rambut" "Oh yah?" "Yaelah nih cowo kurang ngajar banget sih" "Lo gak tau gue?" "Dih, siapa juga yang mau kenal sama lo" "Banyak yang mau kenal sama gue" Jawabnya sombong. "Oh yah? Masa sih?" "SATRIAAAAAA!!!!" Gue mendengar teriakan cewe-cewe yang menggelegar di sekolah. Untung sekolah gak runtuh. Mereka berlari ke arah kita sambil membawa berbagai barang. Ada yang pegang coklat, bunga, bahkan boneka:v Gue mengerutkan kening menatap mereka. Meresa heran dengan semua ini. Gue liat cowo yang di hadapan gue itu, dia malah tersenyum miring seolah-olah mengatakan "Gue punya banyak Fans disini" "So gimana?" "Bodo amat!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines