We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ustad Muda [LT]

Ustad Muda [LT]

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2020
WpInfo
Fanfic
NCT
Oh Yuri tinggal Komplek Mr.Lee Sooman di mana salah satu tempat dari 1001 keajaiban dunia. Orang-orang Komplek di sana sangat lah random. Yuri siswi dari SMA Sm bukan anak baik-baik ia cukup di anggap nakal. Suatu hari ketika menjelang hari puasa di bulan ramadhan. Yuri tertangkap basah oleh seorang ustad muda yang tampan. Yuri dalam kondisi mabuknya tidak sadar dan memuntahkan isi perutnya kepada ustad muda tersebut. Setelah kejadia tersebut hidup Yuri berubah 180 derajat. Yuri yang awalnya anak nakal bisa kah insaf dengan di bantu ustad muda yang baru di temuinya? Ataukah Yuri semakin nakal dan menjadi-jadi? Maaf bila ada Typo ato segala kekurangan di dalam cerita ini. cerita ini hanya khusus untuk bulan ini 30 hari update, selamat ibadah puasa.
All Rights Reserved
#237
ryujin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • Our Girl (IU x Nct Dream)
  • Player 23 : LEE
  • Dua cangkir satu Meja
  • Lovely - Kim Doyoung[✓]
  • NCT X ADVENTURESS [END]
  • Miracle ✔
  • SECRET DOOR [NCT DREAM X YOU]🌱
  • Dear, Hyung's | 𝘓𝘦𝘦 𝘑𝘦𝘯𝘰 ✔

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines