LDR humor

LDR humor

  • WpView
    Reads 441
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 21, 2020
"kak, kakak pasti tau kalau ketawa itu bisa meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan harapan hidup dan meredakan rasa sakit terutama sakit hati, tapi kenapa kakak gak suka ketawa sih?"-Tifanny "tau, tapi apa yang harus diketawain?"-Winwin "tadi aku ketawa, kenapa ga ikut ketawa?"-Tifanny "ya ngapain ketawa? gak lucu juga"-Winwin
All Rights Reserved
#179
jemin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • moccacino, mark lee (selesai)
  • Our Juvenile : MANGUN KARSA
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • My Boyfriend Is Trouble Maker ❌ Mark Lee
  • HEARTBEAT
  • kutang ▪️ mark lee [✓]
  • My STEPBROTHER X Na Jaemin
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines