LOPUS

LOPUS

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 12, 2020
"Sayangnya aku sudah tau." "Memang semuanya sudah tau saat mereka berada disini." Balasnya. "Kalian tau bahwa tidak hanya kalian yang hidup cukup lama? Harusnya kalian membunuh mereka juga agar tidak menjadi barang bukti." Senyum jahat Wini sudah tidak dapat ditahan. "Kau curang nona." Merasakan hal yang sama, mereka sudah mengumpulkan kekuatan dan membentuk formasi. "Itulah yang namanya, berbeda."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dark Side(END)
  • WARM WINTER [END]
  • Faith in You : The Seeker
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • dimana janji tersebut
  • Technology
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Crimson Veil
  • LEAVE ME ALONE

ketika dua kepribadian bertolak belakang melebur menjadi satu karena terlahir dari trauma masalalu. membentuk sebuah jati diri yang tangguh untuk menyelami kerasnya garis kehidupan yang harus dia jalani. wajah secerah mentari, tatapan seteduh mbun pagi, dan senyuman semenenangkan senja hari. siapa yang tahu bahwa itu semua adalah topeng yang dipasang untuk menutupi bagian dari dirinya yang kelam, kekelamannya mampuh mengubah kehidupan seindah pelangi menjadi hitam suram jika dia tidak mampu mengendalikan diri. karena itulah dia menguburnya dalam-dalam walaupun dia tahu itu hanya sementara dan sewaktu-waktu akan memberontak dari persembunyiannya untuk keluar. "jika diriku berubah tidak seperti biasanya, itu masih tetap aku, itu adalah diriku yang lainnya, dan aku bukan monster"

More details
WpActionLinkContent Guidelines