Tiupan Angin

Tiupan Angin

  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak ada yang bisa menghalangi kita selagi ingin mencapai kemauan diri sendiri. Menulis adalah hal yang mudah saat dilihat dari luar, dan dua adalah hal yang sulit apabila kita sudah berperang di dalamnya. Menyalurkan berbagai ide dalam rangkaian cerita pendek, di buatkan menjadi satu dengan berbagai cerita. Menyalurkan berbagai ide yang tersusun rapi dipikiran dengan menuliskannya,itu adalah usaha agar kita lebih bisa bekerja keras. Bukan sekedar menulis tapi juga dikaitkan dengan membaca. Menulislah selagi mampu, dan mmbacalah. karena kita butuh saluran bukan sekedar menyalurkan. TTD. Novi Fitri Yani
All Rights Reserved
#54
percintaa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Apa Itu Cinta? (Completed)
  • Shorts Story
  • UNREQUITED LOVE
  • Alana (Tamat)
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Kisahku
  • Algafar
  • ALYA (END)
  • LDR
  • ON SIGHT (Completed)

Cinta itu tumbuh di hati yang lapang karena dia tidak bertepi. Kehidupan yang sulit dan rumit ini, sering kali membuat manusia melupakan itu. Sehingga cinta selalu terkesan sempit dan rumit. Memang benar menghadapi kehidupan yang sebenarnya tidaklah semudah yang orang lain katakan, yaitu dengan tersenyum. Tapi di dunia ini masih ada cinta. Hanya saja beberapa orang sulit menemukan cintanya. Kehidupan semua orang memang berbeda-beda, tapi sebenarnya kita punya alur yang sama. Alur kita yaitu jatuh, bangkit, jatuh lagi, bangkit lagi,dan begitu seterusnya. Bedanya kehidupan seseorang dengan orang lain yaitu bagaimana cara orang itu menanggapi kehidupan. Begitupun yang dialami oleh Rain dan Hana. Kehidupan yang sulit membuat rasa sakit dan luka yang mengaga. Sulit untuk menyembuhkannya. Bahkan tangis hanyalah kesia-siaan. Depresi berkali-kali, jatuh bangkit mereka rasakan, ditinggal orang-orang tersayang, diacuhkan orang tersayang di saat paling terpuruk. Begitulah. Mereka harus mencari cinta di kehidupan mereka. Siapakah yang akan menyerah dan berhenti di tengah jalan karena tidak sanggup. Rain? Atau Hana? Jadi, kalian siap menemani author menyelami kehidupan Rain dan Hana? Kalau siap, yuk di tambahkan ceritanya ke perpustakaan kalian! Semoga bermanfaat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines