My Sweet Friend (END)

My Sweet Friend (END)

  • WpView
    Reads 32,397
  • WpVote
    Votes 1,738
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 2, 2020
Bagi seorang Milan, Naufal adalah teman yang sangat possesive padanya. Semua tentang Milan diatur oleh Naufal. Tidak ada satupun cowo yang berani mendekati Milan jika sedang bersama Naufal. Meski begitu Milan sangat sayang pada Naufal yang notabenenya adalah teman kecilnya hingga sekarang dan mungkin selamanya akan menjadi teman. "Lo adalah teman cowok satu-satunya yang gue punya. Lo yang tau semua tentang gue. Lo yang ada saat gue sedih maupun seneng. Lo temen gue yang paling gue sayang." -Milan- Bagi seorang Naufal, Milan adalah teman yang harus ia lindungi. Selain itu, orang tua Milan juga telah memberinya amanat untuk menjaga Milan. Itulah sebabnya Naufal sangat possesive terhadap Milan. Semua tentang Milan memang ia yang mengaturnya. Bahkan untuk sekedar mengingatkan waktu mandi dan jam makan serta menu makannya. "Lo adalah temen cewek yang paling gue jaga. Gue seneng Lo selalu nurut sama gue. Gue seneng liat Lo bahagia. Dan gue gak suka liat Lo bersedih, apalagi jika itu karena cowok. Selamanya gue akan jagain Lo sampai nanti ada yang bisa gantiin gue. Gue sayang sama Lo." -Naufal- (MH)
All Rights Reserved
#109
milo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nav's Stories
  • Naufal
  • Love & Enemy
  • Elvina [COMPLETED]
  • He Wrote My Name Wrong
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • RATU ( COMPLETE )
  • Gula - Gula
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]

[Completed] Menurut Navalen, Navia hanyalah cewek sombong, menyebalkan, dan sok galak yang sukanya marah-marah. Mentang-mentang menjabat sebagai ketua kelas, Navia selalu bertingkah semena-mena tanpa memikirkan kesejahteraan teman-temannya. Belum lagi tingkahnya yang selalu pamer kepintaran yang selalu berhasil membuat Navalen dongkol setengah hidup. Sementara menurut Navia, Navalen hanyalah cowok songong yang kerjaannya selalu main ponsel di jam pelajaran, saat belajar kelompok, dan saat-saat penting lainnya. Padahal itu, kan, jelas melanggar peraturan. Sebagai manusia super perfect yang sangat taat peraturan, tingkah Navalen ini amat sangat mengganggunya! Lewat rasa benci yang mereka berdua ciptakan sendiri, kedua insan tersebut selalu baku hantam dimana-mana. Hingga suatu hari, puncak kekesalan Navia yang sangat sepele akan tingkah Navalen yang selalu bermain ponsel saat jam pelajaran ini justru mengantarkan mereka pada masalah besar juga pada sebuah misteri yang tak terduga. Tak hanya melibatkan isak tangis yang sangat pilu, tetapi mengajarkan mereka akan rasa bersyukur yang sesungguhnya. "Jalannya takdir memang seringkali rumit. Dan tidak ada yang bisa kita lakukan selain menerimanya. Rencana Tuhan memang seringkali membingungkan. Tapi percayalah bahwa itu yang terbaik. Meski yang terbaik itu tak selalu indah. Seperti kisah kita contohnya." _Nav's Stories_ Note : bukan kisah cinta remaja menye-menye yang bucin. Meskipun jauh dari kata sempurna, setidaknya di dalam cerita ini ada sedikit motivasi yang bisa kamu ambil :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines