Wherever You Are

Wherever You Are

  • WpView
    Lectures 396
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., mai 9, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tidur melepaskan rasa lelahmu ke dalam benda empuk yang aman dan nyaman. Indah mimpi yang kamu rasakan menambah memori keindahan dalam dunia khayal. Namun, apa keberadaan yang bersifat Khayal ini pula membuatmu nyaman?-steven "Ra apa yang lu suka?"-steven "Yang gue suka?"-rahel "Iya."-steven "Gue suka lu."-rahel
Tous Droits Réservés
#447
virtual
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Special Gift - Taegyu ✅
  • Because of Ghosts || Taegyu ☑️
  • Lucid Dream -Azmi Ask
  • Awang Bintang ✔
  • Because I Love You | PSY • KYR
  • Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua
  • Who Make Me Fall [Revisi]

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu