Ramadhan Story

Ramadhan Story

  • WpView
    Reads 393
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 22, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Beragam cerita tentang kehidupan seputar ramadhan dan amalan baik. Atau cerita menarik lainnya. Tentang masing masing orang dengan caranya menyambut bulan suci yang senantiasa dirindukan ini. Juga tentang sisi lain prespektif dari kehidupan kita. Cerita yang akan mengisi keluangan waktu anda sembari menunggu waktu berbuka. Up tiap hari
All Rights Reserved
#621
friends
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Corona
  • Cinta dalam ikhlas (SELESAI)
  • Wa'alaikumsalam My Possessive Husband [END]
  • Cerpen Islam (Komplit)😂
  • I'm Not Yusuf AS [IqNam Series]✔
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Kepada 2020 | Na Jaemin✔️
  • Peluk Hangat di Ujung Perjalanan

Selamat rebahan, duduk-duduk, dan jongkok di WC para pembaca onlen sekalian. Beribu salam gue share ke kalian. Gue, Evan, menulis cerita atau diary ini bertujuan untuk menemani kegalauan, kegelisahan, gundah gulana kalian di masa-masa pandemi ini. Gue yakin, selama pandemi ini banyak yang nggak terima dengan keadaan sekarang ini. Malam mingguan dibatasi dengan waktu karena pagar gang kampung dan kompleks sekarang ada timernya, mau tau pacar lagi cemberut atau senyum jadi nggak tampak gara² diselimuti masker, dan masalah-masalah lain yang sangat terasa disekitar kita. Gue buka twitter sebelum ada covid isinya adu domba politik, agama, dan lain-lain. Twitter sekarang dipenuhi trending topic K-Pop dan hastag-hastag penuh gairah, seperti #crot. Gila orang zaman sekarang, bukannya tobat biar kalo kena covid nggak masuk neraka kedaleman malah bikin hastag yang menggiurkan anak Adam ini. Timeline twitter gue sekarang isinya pada galau semua. Terutama anak kuliahan yang pacaran sama temen kuliahnya. Kebanyakan mereka sekarang jadi LDR, imbasnya mereka melampiaskan keresahaan dan kesepian melalui tweet. Gue yang nggak mau tweet gue kosong jadi ikut sok-sok galau pake kata-kata puitis. Gue baca lagi, gue sadari itu salah satu hal terjijik yang pernah gue alami. Di story ini gue mau ceritain hal-hal yang merangkul kegelisahan gue selama dan sebelum pandemi ini. Dan bisa aja cerita gue sama dengan apa yang kalian alami, jadi cerita ini sedikit mengobati perasaan galau kalian. Karna gue tau, diem di rumah doang emang bikin bosan sampai urat nadi. Tapi apa salahnya jika kita menciptakan kesenangan dalam rumah. Dengan Segala Hormat Evan Simatucolang (siang malam tunggu covid ilang)

More details
WpActionLinkContent Guidelines