Just An Ordinary Girl

Just An Ordinary Girl

  • WpView
    Reads 196
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 26, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kiara Arabella, seorang gadis yang merasa dirinya biasa-biasa saja. Gak terlalu cantik, gak terlalu pintar, gak terlalu kaya. Ah, semua serba biasa. Kiara juga tidak punya sahabat dekat. Kisah hidupnya berubah ketika Kiara masuk ke SMA. Kiara mulai mengenal seseorang yang mengubah hidupnya menjadi luar biasa, bahkan dia mendapatkan sahabat sejati. Tak hanya sahabat, seseorang itu juga mengajarkan padanya bagaimana rasanya sakit hati dan cemburu. Ya, Kiara sebelumnya tidak pernah merasakan itu semua. Bahagia, kesedihan, cemburu, semua menjadi satu dalam kehidupannya di SMA. Bagaimana kisah Kiara selanjutnya? Ikuti terus ya 😚
All Rights Reserved
#9
gadis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • DEVIAN [END]
  • Semesta Ingin Aku Bagaimana (?)
  • Diary Kiara (On Going)
  • Strange Girl  ✔️(Revisi)
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • My Friend and My Bestfriend

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines