Merelakan

Merelakan

  • WpView
    Reads 279
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Merelakan adalah satu hal terberat dalam hidup. Entah itu hal yang kecil atau besar sedikitpun. Tetapi, merelakan orang yang sangat kita sayang adalah satu hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Merelakan mu misalnya. Jujur, aku bingung. Aku bingung harus merelakanmu dengan yang lain atau tetap pada pendirianku untuk terus mencintaimu. Entah pada siapa dan rumah yang mana yang akan aku tinggali nantinya. Karena hatiku masih tersimpan untuknya. Menjalani hubungan tanpa sebuah permasalahan itu sepertinya hanyalah mitos belaka. Ada saja bumbu-bumbu tak sedap di dalamnya. Membuatnya, harus merelakan atau tetap bertahan.
All Rights Reserved
#7
dania
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyimpan Rasa
  • GRIZLEN {On Going}
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Me,You and the story we went through.
  • Need You
  • From a friend to lover?
  • Semu [Completed]
  • Loving in Silence [THE END]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • KATA SANDI

Selama ini aku yang punya rasa lebih. Aku yang berharap kamu sadar tanpa harus kuberitahu secara langsung. Aku yang pengecut, bersembunyi dengan topeng persahabatan. Yang hanya diam karena sadar kamu menyukai temanku sendiri. Seperti itu hingga kini aku menyadari ada rasa-rasa lain di sekitar kita. Bukan hanya tentang aku, rasa-rasa itu juga melibatkan kamu, dia dan dirinya. Akibatnya, setiap dari kita menjadi berubah. Kamu berbeda, aku berbeda, mereka pun berbeda. Kadang aku berpikir untuk menjadi egois saja agar bisa memilikimu tapi sekarang aku harus bagaimana? Bagaimana aku mau egois ketika aku memiliki rasa lain? Teruntuk kamu yang membaca ini. Kuharap dapat mengerti jika berada di posisiku. Mengerti bagaimana tertekannya aku dengan semua hal ini. Saat kamu membaca ini, berarti kamu sudah menjadi pendengar keluh kesahku:) -A ©opy®ight 2018 by @Akuelalala

More details
WpActionLinkContent Guidelines