We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Naila's Ghost Father

Naila's Ghost Father

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
Prolog Gadis kecil berambut lurus, senyum selalu mengembang saat mendekap boneka kesayangannya. Boneka itu adalah hadiah dari seorang pria yang mengatakan, 'Aku papamu'. Melihat keceriaan Naila saat mendongeng menggunakan boneka kesayangannya pada Glandis--adiknya, senyum bahagia selalu terukir di wajah Gea. "Sayang, udah dulu mainnya, ade Ndis mau mandi," ucap Gea saat melihat canda dan tawa kedua putrinya. Naila-gadis kecil berumur lima tahun itupun mengangguk. Naila adalah seorang anak berusia lima tahun. Naila lahir disaat dilema dirasakan Gea. Apakah Gea melahirkan putri hasil buah cintanya dengan suaminya-Ardi ataukah hasil dari cinta Hantu yang mirip Ardi? Bersambung.
All Rights Reserved
#168
naila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIA ADALAH NAJA
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Psychopath & Gadis polos (Completed)
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • GARASYA [END]
  • August Girls
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • CUCU BUNGSU MAFIA (Tamat And Lengkap)

*** Aku Nasya Anindya Arkana. Lebih mudahnya, sebut saja Naya. Hari ini adalah hari kelulusanku, setelah kurang lebih empat tahun lamanya aku menempuh pendidikan strata satu di kampus yang ada di ibukota provinsi. Aku satu-satunya anak orang tuaku, maka dari itu sifatku sedikit manja, tapi aku juga mandiri kok. Papaku adalah Papa Arkana, beliau pemilik salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti. Kalau Mama, namanya Gayatri. Agar lebih mudah mengingatnya, sebut saja Mama Iyat. Beliau adalah istri Papa, Mamaku. Mama gak kerja, karena yang kerja anak buahnya. Mama punya beberapa butik di beberapa kota, salah satunya di kota tempat tinggal kami sekarang. Ah iya, aku hampir lupa. Aku juga punya seorang kekasih, dia dua tahun lebih tua dariku. Dia anak dari sahabat Papa. Kami bertemu sejak aku berusia delapan belas tahun, ya benar, saat aku menjadi mahasiswa baru di kampusku. Kekasihku itu dulunya seorang presiden mahasiswa, aku beruntung karena bisa mendapat banyak pelajaran darinya. Kebetulan kami juga mengambil jurusan yang sama, jadi jika aku tidak paham dengan mata kuliahku, dialah yang membantuku dan menjelaskan ulang hingga aku paham. Hubungan kami sudah berjalan sekitar tiga tahun. Lalu satu tahunnya bagaimana, bukankah aku kuliah selama empat tahun? Ya, satu tahunnya adalah masa pengenalan, pendekatan dan perkelahian. Hampir setiap hari dia mengusiliku, katanya agar aku selalu mengingatnya walaupun yang kuingat hanya tingkahnya yang mengesalkan. "Naya, kamu sudah bangun nak, cepat siap-siap" ucap Mama Iyat dari luar kamar. "Iya Ma, ini mau siap-siap" sahut Naya. Naya menutup laptopnya setelah mengupload beberapa kata yang barusan dia ketik disana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines