perih
  • WpView
    Reads 241
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
plakkk "Berani kamu lawan papah kamu sendiri!! anak ga tau diri kamu!!" plak "sekali lagi kamu berani bantah saya, jangan harap kamu bisa hidup lagi!!" "hiks...hiks..papah..maafin dela pah.." ucap dela lirih sambil memegangi kaki kanan papahnya -------------------------------- Dia, Dela syifanazwa anjani gadis cantik yang tak pernah dianggap anak oleh ayah kandungnya sendiri, bahkan ibu tirinya sampai menjualnya kepada para lelaki hidung belang diluaran sana. "gue udah muak dengan semua ini dan ga ada untung nya juga gue hidup, lebih baik gue mati toh kalo gue ga ada ga bakalan ada yang nyariin" -------------- cerita ini hasil pemikiran saya sendiri!. kalo suka vote aja ga mahal kok! Dimohon untuk para plagiat supaya minggirrr!! sekian terima kasih :-)
All Rights Reserved
#937
tersakiti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • coward
  • BUNGKAM
  • Juan [REVISI]
  • Sederet Luka Untuk Indira (Sudah Terbit)
  • Andira [End]
  • Alisa's Story
  • ALETA
  • ALEAGAS [END]
  • DAMARA ✓
coward

Kembaran Anjani mengatakan, Anjani hanyalah gadis picik yang merebut orang-orang tersayang dari sisinya. Ketiga kakak laki-laki Anjani mengatakan hal serupa. Mereka bilang, Anjani tidak lebih dari gadis pengemis perhatian dalam keluarga. Padahal, mereka tidak pernah tau bagaimana Anjani menghabiskan hari-harinya penuh rasa sakit. Papa dan Mama yang disangka selalu berada di pihak Anjani tidak pernah benar-benar menyayanginya. Papa dan Mama hanya ingin satu hal, keduanya ingin Anjani memiliki nilai sempurna. Lantas, apa jadinya jika Anjani jatuh hati pada Jenggala, laki-laki yang berstatus sebagai sahabat dari kembarannya? Bagaimana jadinya jika laki-laki yang ia sayang, laki-laki yang diharapkan mengerti dirinya, selalu berlari untuk membela sang kembaran terlebih dahulu dibanding dirinya? "Lo tau Jan, gue mau jadi pacar lo cuma demi Aruna. Gue harap lo sadar posisi dan ngerti kalau gue nggak akan pernah beneran sayang sama lo." ••• "Gue nggak pernah minta hidup kayak gini. Gue cuma mau tidur, gue capek belajar. Gue capek nanggung beban ekspektasi Mama sama Papa, Kak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines