Suami Bar-Bar Dokter Cantik

Suami Bar-Bar Dokter Cantik

  • WpView
    LECTURAS 10,108
  • WpVote
    Votos 1,100
  • WpPart
    Partes 19
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, oct 3, 2023
Mata bulat besar Nayla terbelalak. Merasakan hangat di bibirnya oleh pria tersebut secara lembut. Yasa seolah mencari lawan bermain yang seimbang di sana, melengkapi indahnya malam dan menghilangkan sedikit hawa dingin di sekitar mereka. Nayla baru bisa menghirup oksigen lebih banyak setelah Yasa sedikit menjauh dari tubuhnya. "Seharusnya kamu gak lakuin ini, Yas." "Kita bakal lakuin lebih dari ini saat udah nikah nanti." Yasa berkata lirih seraya masih menyatukan kening mereka berdua. Hingga sedetik kemudian Yasa lihat jelas mata bulat indah milik Nayla masih tampak tak percaya. Yasa tersenyum tipis, bahkan dia belum mendapat penolakan keras dari wanita itu. Apa itu artinya .... "Lo boleh nganggap semua yang kita lakuin buat Vano. Tapi pernikahan kita nanti nyata, termasuk perasaan gue ke elo, Nay." "Perasaan apa? Perasaan cinta kamu cuma buat Thea, Yas. Aku yakin perasaan yang kamu punya sekarang hanya sesaat. Karena kita terlalu sering ketemu dan memiliki tujuan sama. Atau karena kamu masih bingung sama perasaan kamu sendiri." Nayla menjauhkan diri dari Yasa, menjaga jarak di antara mereka agar tidak terlalu larut oleh perasaan. Dia tahu perasaan Yasa sangat besar untuk Thea. Dan Nayla tidak ingin menaruh harapan terlalu tinggi lalu terjatuh di kemudian hari. "Apa lo bisa ngerti perasaan gue, Nay? Di saat pernikahan kita udah di depan mata dan batal oleh pihak lain. Gue ngerasain sakit yang gak beralasan. Di saat seharusnya gue bisa nolak permintaan lo, tapi gue selalu dateng lagi dan lagi sampe gue lupa bahaya apa yang ngehadang di depan. Menurut lo, apa artinya perasaan gue?"
Todos los derechos reservados
#544
rumahtangga
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • A Snowy Winter
  • FATE'S CRUEL KINSHIP (SELESAI)✅
  • Single Moms (End)
  • Terjebak Cinta
  • Keyna Lover [REVISI]
  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • Vira Ayunda[On Going]Revisi✓

※YunJae※ ☆Musim dingin bersalju☆ Menjadi putra kedua dalam keluarga terpandang kaya raya bukanlah hal membanggakan bagi Jung Yunho. Terlebih ketika Yunho hanya di anggap sebagai bayangan kakak pertamanya yang serba sempurna. Putra kesayangan dan ahli waris keluarga. Yunho melakukan segala cara untuk menunjukan bahwa dirinya bukan lah putra yang tidak berguna. Ia belajar, bekerja keras dan meraih prestasi yang paling membanggakan dalam bidang bisnis. Namun semua itu belum cukup bagi kedua orang tuanya untuk menyukai Yunho sama besar seperti kakaknya. Lalu ia jatuh cinta. Cinta yang membawanya ke surga sekaligus neraka. Ketika ia di hadapkan dengan pilihan antara cinta sejati dan cinta dari keluarga yang selama ini ia harapkan. Dan sebuah pilihan yang menuntut keduanya menuju jalan perpisahan. "Kau mencintaiku. Aku yakin kau akan menungguku. Sampai aku behasil, aku yakin akan hal itu. Kau harus selalu menungguku." Namun dia pergi hanya karena sebuah pilihan yang telah salah ia ucapkan. * * * Cinta itu perlu pengorbanan. Cinta juga menuntut sebuah kepastian. Apakah kenangan itu indah. Ataukah menyakitkan? Kenangan itu hanya ada pada benak seseorang, ingatan seseorang yang tak bisa di berikan kepada orang lain atau di curi oleh orang lain. Haruskah aku beryukur karenanya. Ketika yang tersisa di antara kau dan aku hanyalah perpisahan. Sembilan tahun Jaejoong menjadi kekasih Yunho, selama itu pula belum cukup bagi pria itu untuk mengikat hubungan mereka ke dalam mahligai suci pernikahan. "Aku mencintaimu sampai rela menunggu selama sembilan tahun. Di setiap tahun yang berlalu, aku selalu berharap kau akan menikahiku. Dan ketika tahun itu berlalu dengan kau belum juga melamarku, aku meyakinkan diri bahwa kau akan menikahiku di tahun berikutnya. Sampai sembilan tahun berlalu tanpa adanya kepastian." Kim Jaejoong. "Nikahi aku. Atau lupakanlah aku."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido