HABIT

HABIT

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 17, 2020
Aku tidak katakan kalau aku orang yang paling menyedihkan di dunia, karena masih banyak orang diluar sana yang lebih menderita. Aku juga bukan orang yang paling penuh dengan kasih sayang, karena kesedihan adalah temanku selama ini. Kau ingin tau tentang aku? Aku adalah kata yang terselip diantara banyak kata. Aku adalah pelangi yang seharusnya berwarna-warni namun netra lain memandangku hanya sebuah keabu-abuan. Aku mencintai diriku, hingga aku harus menulis setiap bait kalimat untuk membuat diriku merasa bersyukur. Bersyukur mempunyai harapan walau belum terealisasikan.
All Rights Reserved
#199
vernon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Skema Nestapa [Selesai]✓
  • 𝐒𝐇𝐀𝐊𝐀𝐑𝐓𝐀 (REVISI ULANG)
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Désolé
  • Not Me
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • THIS IS MY STORY! - JAYNINGHOON

𝐁𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐝𝐮𝐚 𝐍𝐀𝐓𝐀 : 𝐓𝐞𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐮, 𝐤𝐚𝐦𝐮 𝐝𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐮 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐫𝐬𝐞𝐫𝐞𝐭 𝐰𝐚𝐤𝐭𝐮. (Boleh dibaca terpisah tanpa membaca Nata terlebih dahulu) Hari-hari suram terus berlalu. Bayang-bayang masa lalu masih melekat kuat dalam ingatan. Nestapa memang ada. Dia nyata dan dia ada di dalam kehidupan manusia. Inilah skema nestapa. Dimana banyak kenangan sendu yang masih memboikot hati. Terbawa deras oleh arus kehidupan. Dan dimana ada hati yang tengah memperjuangkan mati-matian. Dia... berjuang sendirian. Di tengah-tengah kisah asmaranya, rupanya ada sebuah tanda tanya besar yang kembali menyeruak. Mengenai kematian dia. Karena siapa sangka, kepergian dia masih meninggalkan banyak tanda tanya yang membutuhkan jawaban. Dan lagi-lagi ada sebuah dendam yang menuntut kehidupan. ••• "Sebab, dikala saya melihat mata favorit saya, saya tidak melihat ada 'kita' di dalamnya. Kita akan segera redup. Karena pancar mata sabitmu sore itu, tutur batin saya berkata bahwa kamu bukan untuk saya." "Sekali lagi, kamu... bukan untuk saya." ••• Start : 20 Mei 2021. Finish : 30 Desember 2021. 📌𝑪𝑬𝑹𝑰𝑻𝑨 𝑰𝑵𝑰 𝑯𝑨𝑵𝒀𝑨𝑳𝑨𝑯 𝑭𝑰𝑲𝑺𝑰 𝑫𝑨𝑵 𝑻𝑰𝑫𝑨𝑲 𝑩𝑬𝑹𝑯𝑼𝑩𝑼𝑵𝑮𝑨𝑵 𝑫𝑬𝑵𝑮𝑨𝑵 𝑶𝑹𝑨𝑵𝑮, 𝑶𝑹𝑮𝑨𝑵𝑰𝑺𝑨𝑺𝑰, 𝑳𝑶𝑲𝑨𝑺𝑰 𝑨𝑻𝑨𝑼 𝑲𝑬𝑱𝑨𝑫𝑰𝑨𝑵 𝑵𝒀𝑨𝑻𝑨. 📌𝑻𝑰𝑫𝑨𝑲 𝑼𝑵𝑻𝑼𝑲 𝑫𝑰𝑻𝑼𝑳𝑰𝑺 𝑼𝑳𝑨𝑵𝑮! ᴄᴏᴘʏʀɪɢʜᴛ ©2021 ʙʏ ʜᴏᴛᴋᴏᴘɪʟᴀᴛᴛᴇ_ 𝗣𝗟𝗔𝗚𝗜𝗔𝗧 𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗜𝗡𝗜👇

More details
WpActionLinkContent Guidelines