We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ALLETH
  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Akibat kecelakaan 4 tahun lalu membuat hidupnya selalu merasa tidak tenang dan gelisah.Dia tidak bisa mengingat siapa keluarganya dan dimana dirinya tinggal,bahkan ia tidak ingat siapa namanya dan ulang tahunnya sendiri! Akankah ia dapat mengingat kembali? Ataukah...ia seumur hidup tidak akan mengingat kembali?! A L L E T H //
All Rights Reserved
#40
alvarez
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Being a Good Papa [ End ]
  • MUTAN IN LOVE
  • The Incident Season 2 [Slow Update] [DALAM TAHAP REVISI]
  • MOS LOVE STORY
  • PUNDUNG FAMILY [Revisi]
  • Impian Yang Selama Ini Kini  Menjadi Kenyataan (SUARA HATI FSAA)
  • Zean kesayangan Cici dan kakak
  • ( not ) Figuran
  • Scond Life Fake Nerd
  • Satu Ruang Untuk Bahagia

Apa penyesalan dalam hidup yang pernah kalian alami? Kalau Arthan ditanya seperti itu, maka dia akan menjawab ; Menjadi pria yang tidak berguna, sekaligus ayah yang gagal. Setidaknya Arthan ingin sekali dalam hidupnya, dia melakukan hal-hal yang membuat keluarganya bahagia. Namun, hidup yang hanya sekali itu, dia habiskan untuk hal-hal yang sesat. Berjudi, mengabaikan anaknya setelah ditinggal mati oleh istri, dan terlilit hutang hingga rentenir terus berdatangan. Lantas, pada malam dia dikejar oleh rentenir dan anaknya, Alberix, disandera oleh rentenir, Arthan tertabrak truk dan tubuhnya terhempas begitu saja di aspal, hingga aspal itu digenangi oleh darahnya yang menyebar kemana-mana. Malam dimana penyesalan terus berdatangan. Lalu, dengan begitu saja, Arthan menutup mata dengan perasaan bersalah yang menumpuk di dalam dada. Hingga ketika ia membuka mata, bukan alam Barzah lah yang ia lihat, tetapi wajah anaknya yang datar saat sedang melakukan sarapan bersama. Arthan spontan menyeletuk, "Alberuk?" Alberix langsung bombastic side eyes. "Alberix, pa. Not Alberuk, apalagi beruk."

More details
WpActionLinkContent Guidelines