THE DEVIL BADBOY (hiatus)

THE DEVIL BADBOY (hiatus)

  • WpView
    Leituras 249
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Capítulos 15
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, nov 10, 2020
Tak selamanya besi sekuat baja dan tak selamanya pula batu tahan akan hempasan air laut begitu juga dengan sikapmu yang suatu saat akan mencair. GA ADA TEMPAT BAGI PELAGIAT !!! CERITA INI MENGANDUNG UNSUR SARKAS. SO BIJAKLAH DALAM MEMILIH BACAAN ! AMBIL SISI POSITIFNYA DAN BUANG SISI NEGATIFNYA. KISAH INI CUKUP DI JADIKAN PELAJARAN DAN JANGAN DI CONTOH !!! DI ANGKAT BERDASARKAN KISAH NYATA, HASIL USAHA GUE SENDIRI. UNTUK PARA PLAGIAT ! TOLONG BELAJARLAH MENGHARGAI KARYA ORANG DENGAN MEMBUAT KARYA HASIL IMAJINASI SENDIRI.
Todos os Direitos Reservados
#89
prank
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Juan [REVISI]
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • ELGITA  (TERBIT)
  • We Are One
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • LENTARA
  • My Tetangga My Friend [LENGKAP]
  • KENAPA HARUS AKU?

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo