RAYU (Rea dan Ayu)

RAYU (Rea dan Ayu)

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2020
Berlari ke tangga, menuju lantai dua. Ayu berputar-putar sejenak, menatap dan menyapu seluruh sisi lantai dua. Tunggu, apaan ini? Kok ada suara? Ayu melirik radio sekolah. Tidak ada bunyi, tidak menyala. Lalu suara dari mana itu? Ayu mendengar suara musik, musik yang bukan berasal dari radio, Ayu mendengar bunyi petikan gitar yang lembut. Menenangkan. Tunggu, aku harus mencari ini bunyi dari mana? Ayu membuyarkan lamunannya. Berjalan perlahan dengan memejamkan mata mengikuti irama itu. Langkah terhenti di depan tangga. Ayu membuka mata perlahan, awalnya samar-samar, lalu mulai jelas. Ada sosok yang sedang duduk ditengah tangga, dan memegang gitar. Tunggu, rasanya aku kenal... Hah (dengan mata membesar) REA!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANGKASA
  • Fly With Miss (End)
  • He is not My Best Friend (End)
  • 74/366
  • Me,You and the story we went through.
  • As Time Allows
  • ASRAR|
  • Nyala dan Arus
  • DEAR LOVE
ANGKASA

Angkasa, aku akan memberitahukan kepadamu betapa sulitnya mencintai seseorang yang sama selama dua tahun terakhir. Betapa lelahnya aku bertahan dengan sebuah rasa tanpa pengakuan. Ibaratnya seperti hatiku yang berteriak memanggil namanya, mustahil ia bisa mendengarnya. Angkasa, jika ia tak tahu menahu dengan perasaanku, apalagi berbicara tentang membalas perasaan? Ah, sepertinya aku telah terjerumus ke lubang rasa sakit yang dengan sengaja kubuat sendiri. Tuhan, jika Kau berkenan, tolong hapuskan rasa ini. ⚠️Banyak orang mengalami kejadian yang sama dalam hal memendam rasa. Mungkin buku ini dapat mewakili perasaan yang coba kamu tutupi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines