Terima Kasih Tuhan

Terima Kasih Tuhan

  • WpView
    LECTURES 112
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., mai 7, 2020
Memang benar ternyata,mungkin memang rencana Tuhan lah yang terbaik. Tapi,terkadang manusia salah memahami tentang rencana Tuhan. Sama hal nya dengan ku,awal nya ku kira Tuhan tidak adil dengan ku. Namun,semakin lama aku semakin sadar bahwa Tuhan hanya menguji ku lewat rencana nya. Semakin ku sadar,semakin banyak juga bahagia yang datang kepada ku. Namun,dibalik kebahagiaan ku selalu saja terselip keresahan,kesedihan,bahkan rasa takut kehilangan. Ini lah aku,makhluk ciptaan Tuhan yang tidak sempurna. Karena kesempurnaan hanya lah milik Tuhan semata. Ingin tau kisah kehidupan ku? Tak perlu sungkan untuk mendengarkan nya. Anggap saja,cerita ini ibaratkan aku sedang curhat kepada kalian. Ya,Selamat Membaca Dan Menghayati Kisah Ku :) . . . Instagram Author @_ilaa07_ 🦄 Jangan lupa voment nya 😆 Happy Reading ❤
Tous Droits Réservés
#51
familystory
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Ning Salwa!
  • Pangeran Hingga Jannah I END
  • Pahala Surgaku✓
  •  ANATHA
  • Friendzone?
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Still You [END]
  • Vera Life Story [Completed]
  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • Imam untuk Gladysa✓

Lengkap, belum revisi. "Tapi aku masih sering insecure kalau lihat mereka," lirih Salwa. "Sungguh kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." "Tahu itu terdapat dalam surah apa, Sayang?" tanya Gibran. "At Tin, ayat empat," jawab Salwa. "Jadi, apa yang kamu ragukan dari Al-Qur'an?" tanya Gibran membuat Salwa terdiam. "Berhenti inscure, Ra. Semua manusia sama di mata Allah, yang membedakan cuman hatinya," sambung Gibran memberi pengertian. Salwa hanya mengangguk pelan sebagai jawaban. "Kamu itu baik," kata Gibran tersenyum. "Kenapa kamu bisa bilang gitu?" tanya Salwa menatap suaminya. "Aku suami kamu, Ra. Aku tahu tentang kamu. Allah ngasih tugas ke aku buat jaga bidadari kayak kamu." "Kurang beruntung apa aku kalau sampai cari yang baru?" "Aku cantik nggak sih?" tanya Salwa. Karena hanya kata cantik yang ingin ia dengar dari suaminya itu sekarang. "Yang cantik, belum tentu baik. Tapi yang baik, sudah pasti cantik." *** Cerita ini murni hasil pemikiran saya sendiri, mohon maaf jika terdapat kesamaan alur, tempat, nama tokoh, dan lain sebagainya. Itu karena ketidaksengajaa, tidak ada unsur penjiplakan. Gambar yang terdapat di cerita ini diambil dari Pinterest/ Instagram. Start : 22 Juli 2022 End : 06 Agustus 2022 Tahap Revisi : 06 Maret 2023 Ranking #15 in goodgirl [19/10/22] #1 in romance [05/09/22] #37 in religi [12/10/22] #39 in islam [13/10/22] #93 in gus [13/10/22] #12 in baper [13/10/22] #17 in islami [21/10/22] #12 in baper [26/02/23] #1 in ning [02/03/23]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu