Asal Usul Bangsa Turki Utsmani

Asal Usul Bangsa Turki Utsmani

  • WpView
    Reads 1,367
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 2, 2020
Kegemilangan Islam pada masa lampau tidak hanya dicapai di bawah pemerintahan bangsa Arab, melainkan juga bangsa- bangsa non-Arab. Salah satunya adalah bangsa Turki Utsmani yang menguasai peradaban Islam selama hampir seribu tahun lamanya. Yakni, mulai dari pendirian kesultanan pada tahun 1299 sampai pembubaran kesultanan pada tanggal 3 Maret 1924. Dan pembubaran dilakukan secara resmi dilakukan oleh Mahkamah Agung Nasional Turki pada 1 November 1922. Kesultanan Turki Usmani adalah Kesultanan Islam satu satunya yang pernah membuat orang-orang Eropa takut bergetar dengan hanya mendengar namanya saja. Tapi siapa sangka bahwa Kesultanan Turki ini didirikan oleh bangsa Turki Ustmani yang berasal dari Asia tengah, lalu bagaimana bangsa Turki Ustmani bisa sampai ke Daerah Anatolia kecil(daerah turki dan Irak saat ini), dan mengapa mereka ingin bermigrasi ke daerah Anatolia??? Selamat membaca. ((BOOK VERSION)) PERTAMBAHAN BAB BERTAHAP...
Creative Commons (CC) Attribution
#603
historical
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Golden Age
  • Benua Musafir
  • Ujung Tirani (Completed)
  • Membumikan Cinta di Selat Bosphorus [Telah Terbit]✔
  • Secret Love [ ✓✓ ]
  • SYAZAM || On Going
  • TAKDIR RaNa
  • Behind The Post [Republish]
  • 𝐌𝐮𝐧𝐚𝐣𝐚𝐭 ✔

[Science-Historical fiction] [Sedang dalam tahap revisi besar-besaran] Semua masa di bumi memiliki masalahnya masing-masing. Dan manusia-manusia yang hidup pada masanya, memang ditakdirkan untuk mampu bertahan di masa tersebut. Pallavi baru saja meninggalkan kampung halamannya di Indonesia dan pindah ke negara ini bersama kedua orang tuanya. Ia tinggal di tempat yang baru, belajar di sekolah baru, dengan lingkungan baru, serta mendapatkan teman-teman baru. Anak perempuan usia dua belas tahun, jujur saja, hal menarik apa yang bisa kita harapkan dari kisahnya? Bertemu dengan peri? Mendapat kekuatan ajaib? Berbicara dengan orang yang dipercaya sudah mati? Oh, jangan begitu jauh, ini bukan fantasi. Berbagai masalah yang muncul dalam kehidupannya, merupakan estetika unik tersendiri yang patut disyukuri dan diambil pelajarannya. Mungkin, belahan bumi bagian barat dengan para muslim masih tidak dapat disatukan dengan begitu baik, namun, di lingkungan yang baru ini, Pallavi belajar bagaimana caranya mempertahankan keimanannya sebagai seorang muslim. Berada di masa-masa yang sulit, membuat siapapun akan memimpikan masa-masa kejayaan. Namun jika masa kejayaan Islam di abad pertengahan juga menghadapi kehancurannya, akankah dirinya merasakan masa kejayaan yang serupa? Pallavi dan teman-temannya terlahir dan bermimpi sebagai cendekiawan. Tetapi jika apa yang dibutuhkan mereka untuk menghadapi masalah antara hidup dan mati adalah dengan menjadi seorang petarung, apakah mereka masih dapat mewujudkan mimpi mereka? Berbagai kejadian yang menyenangkan tetap ada, walaupun yang pahit turut ikut serta. Dan ternyata, siapapun dapat menyelesaikan masalah dengan peran mereka sendiri. Jadi, apakah dengan masalah kali ini, para sejarawan mau mencatat nama-nama mereka sebagai orang-orang baik? Oh, ada sebuah petunjuk! Yaitu: ketika sekelompok semut kehilangan pemimpinnya, mereka hanya akan berjalan berputar-putar sampai mereka mati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines