LUNATHARA

LUNATHARA

  • WpView
    Reads 3,064
  • WpVote
    Votes 194
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 13, 2021
kebahagiaan adalah hal utama yang ingin ku capai, dan aku harap itu terjadi padaku. Setelah sekian lama hatiku hancur karenanya, mereka terus iba kepadaku yang masih mencintainya tulus, walau ia tak sama sekali melihat ku, bahkan menganggap ku tak ada. Beriring berjalannya waktu, aku mencoba membuka hatiku, namun lagi-lagi aku tak mendapatkan kebahagiaan. Bayang-bayang masa lalu selalu menghantuiku. Sampai aku bertemu dengan mu, seseorang yang selalu membuat ku tertawa, seseorang yang indah di pandang. Dan seseorang itu yang membuat ku menjadi lemah sejadi-jadinya. Pada akhirnya aku akan tetap sendiri mereka hanya singgah bukan menetap. Bila mencintai harus sesakit ini, aku berhenti. Pada hakikatnya perempuan harus punya nyali, tidak hanya diam menunggu sapaan, tetapi juga harus memulai sebuah pembicaraan. -lunathara @zaskia_chika @rinduaboutc
All Rights Reserved
#97
selingkuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • 𝙺𝙴𝚃𝚄𝙰✔
  • •Regan Naura• [ON GOING]
  • who do i love ?
  • Sweet Combat
  • Suamiku Bad Boy ✔ [SELESAI]
  • kisah Satria & Aira [End]
  • ℙ𝕖𝕣𝕛𝕠𝕕𝕠𝕙𝕒𝕟 𝕎𝕚𝕥𝕙 𝔼𝕟𝕖𝕞𝕪 (End)✔
  • Our Secret [SUDAH TERBIT]

Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kesamaan cerita, karakter, atau alur dengan karya penulis lain. Cerita ini murni hasil imajinasi pribadi dan tidak ada unsur kesengajaan untuk meniru atau menjiplak. ⚠️Utamakan follow sebelum membaca! HAPPY READING Pernikahan ini seharusnya menjadi awal yang indah. Zakia menerima Rayyan tanpa ragu, tanpa tahu bahwa di hatinya masih ada nama lain yang lebih dulu mengisi. Rayyan tidak pernah menunjukkan bahwa ia menyimpan luka, tapi ada sesuatu dalam sikapnya yang tak bisa Zakia pahami. Ia baik, tapi tak sepenuhnya ada. Ia perhatian, tapi terasa hampa. Zakia menunggu, berharap waktu akan membuatnya memahami. Hingga suatu hari, kebenaran itu datang secara tiba-tiba, tepat dimalam pernikahannya. Ia bukan satu-satunya di hati suaminya. Lalu, apakah kesabaran bisa meluluhkan hati yang tak pernah benar-benar terbuka untuknya? Ataukah ia hanya bertahan dalam pernikahan yang tak akan pernah memberinya tempat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines