The Hidden

The Hidden

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 26, 2021
Ketuk di sini untuk menulis deskripsi Bercanda hihi Silvi Handayani, hanya gadis biasa. Ya memang gadis biasa, namun setiap orang mempunyai ceritanya sendiri bukan? Tidak ada keistimewaan lebih, apalagi paras cantik. Jujur dia tidak cantik sama sekali, hanya otak yang pintar jika mau dia ajak berpikir. Tapi ya begitu, sikap malas mendominasi sifatnya. Suatu waktu, ia salah mengira kakak online yang sering ia ajak mengobrol tentang kebiasaan perempuan ternyata adalah laki laki. "Kak, kalau pake pembalut suka yang malem apa yang siang?" "Lah, kakak mana pernah pake pembalut" "Terus kalau tamu bulanan dateng cara biar gak bocor gimana?" "Ya mana kakak tau, kan kakak laki dek." "..." Kisah ini tentang dirinya, temannya, dan seseorang. Start : Jumat, 10 Juli 2020 Adv85sv
All Rights Reserved
#2
handayani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • SABDA [Moving]
  • DANADYAKSA
  • Melodi Pagi (Selesai)
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Renjana
  • Astaghfirullah, Fuckboy Husband! [END]
  • ALFHASSA
  • Keyzila
  • Lantunan Kalam Hati ✔

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines