ELEANA  [REVISI]

ELEANA [REVISI]

  • WpView
    Reads 281
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Gue tuh heran deh sama lo,kenapasih lo gapernah mau senyum dan ngebuka hati lo buat gue?gue kurang apasih Al?" Tanya Elano "KARNA GUE EMANG GAK SUKA SAMA LO!" jawaban cewek itu yg seketika membuat hati Elano tersayat,walau bukan pertama kalinya ditolak seperti ini oleh Alana namun tetap saja rasa sakit itu selalu datang. Cewek itu pun membuka pintu rooftop dan ingin segera meninggalkan Elano sendirian namun saat kakinya melangkah belum jauh dari situ cowok itu kembali membuka suaranya "LO LIHAT AJA NANTI AL,GUE PASTI BAKAL BUAT LO SUKA SAMA GUE,TUNGGU AJA!" Teriak Elano yang pada Alana "Terlalu pd itu gak bagus El" Alana membalas dan langsung menghilang dari hadapan Elano.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • ZELVANO [selesai]
  • East sky first love
  • Fall Into Your Charm
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)
  • VinRi
  • DRABIA [END]
  • PESAN UNTUK RAYAN
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines