The Ineffable

The Ineffable

  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 28, 2020
Kebahagiaan seseorang mungkin bisa saja didapatkan dari hal-hal kecil, Sama halnya dengan Zara, gadis itu masih sangat muda ketika kebahagiaan yang harusnya ia dapatkan di usianya yang masih belia direnggut paksa. kehangatan seorang ibu tak bisa lagi ia rasakan. Waktu berlalu. hingga sekarang ia menginjak usia 16 tahun. ketika ia ingin mengubur luka lamanya sedalam mungkin, tak akan menutup kemungkinan bahwa luka baru bisa saja muncul di saat yang bersamaan. Suatu malam, 'dia' muncul di jendela kamarnya. dan tanpa ia sadari, kehidupannya mulai berubah saat itu juga. - E N J O Y -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Times (Completed)
  • Grisella Laurensa
  • FIZYA
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • alxendric and his wounds
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Duka Devara
  • SMARA DIKTA

TEEN FICTION Waktu... Setiap apa yang kita lakukan pasti akan selalu kita ingat, baik yang senang maupun sedih. Terkadang diri kita egois ingin mengingat hal yang membuat kita senang, terkadang juga diri kita egois berlarut-larut mengingat hal yang membuat kita sedih. Waktu... Yang menemani lika-liku kehidupan kita tanpa bisa diputar kembali walaupun kita bersikeras dengan berharap kalau saja waktu bisa diputar kembali. Waktu... Yang dapat membuat orang yang kita sayangi ternyata pergi, orang yang kita percaya ternyata berkhianat, orang yang kita anggap keluargapun nyatanya berubah menjadi orang asing. Fara Eisha, seorang siswi SMA biasa yang menjalani manis pahitnya kehidupan ditemani oleh penghias cerita yang datang silih berganti, yang memainkan perasaannya dengan apik. Dan berlomba-lomba dengan waktu mencoba untuk memecahkan masalah yang sedang menerornya. Entah dari siapa, sepertinya orang itu senang membuat Fara menampilkan raut wajah gusar, gelisah. Bisakah Fara melalui masalah tersebut? atau menyerah akan ketidakberdayaannya? **** *masih amatiran but I'll try my best dan ini murni pemikiran sendiri

More details
WpActionLinkContent Guidelines