RASA

RASA

  • WpView
    Membaca 13
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jul 8, 2020
Siluet malam yang sunyi mendekap seorang Lelaki remaja yang tubuhnya terbalut dengan selimut tipis. Tinggal seorang diri disebuah rumah peninggalan almarhumah neneknya. Karena sebuah musibah besar datang bahwa kedua orangtuanya harus kabur meninggalkan kampung halaman karena keadaan terjerat urusan hutang. Pengalaman pertama kalinya pada kerja paruh waktu mengantar pesanan hingga sepuluh kilometer. Terdengar umpatan kasar suara perempuan yang menghiasi indahnya earphone pelanggan yang dituju berada ditelinganya. Sudah terbiasa ia dengan makian oleh pelanggan karena ketidaksabaran. Seorang Peri yang diberi hukuman untuk tinggal diBumi karena tingkah laku usil kepada saudari dan ia juga dikenal sangat pemalas membuat Para saudarinya jengkel. Ia diberi pelajaran untuk menjadi manusia dengan mempelajari segala tingkah laku kebaikan manusia. "Aku akan tinggal bersamamu"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#515
girls
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • too beautiful to notice (YananTianjiarui)(END)
  • Different Page [Complete]
  • To Choose an Enemy (End)
  • Journey After the End: Gong Siblings [END]
  • The Youngest -Gong Yuanzhi
  • RIMBA MERUN
  • GADIS (Lengkap belum revisi)
  • Is LOVE
  • Rumah Tanpa Atap

short story. seorang anak tak pernah meminta kepada orangtua nya untuk dilahirkan, pun sama hal nya seperti orangtua yang tak ingin anaknya terlahir menjadi manusia yang cacat. namanya, Longshen, putra bungsu dari tiga bersaudara yang terlahir tidak sekuat kedua kakak laki-lakinya. cacat, tidak memiliki emosi, dan selalu disebut sebagai aib dari keluarga. _________ bagi Yuan wudi, terlahir sempurna adalah sebuah malapetaka. malapetaka yang siap untuk meledak kapan saja dan dimana saja. diagungkan, dipuja-puja, disanjung, dianggap sebagai sebuah aset yang berharga, ternyata tak semembahagia-kan yang sempat dia duga. justru... ini semua cenderung menyebalkan. __________ "Meskipun aku tidak menginginkan kesempurnaan ini, bukan berarti aku harus disandingkan dengan orang cacat seperti dia!" itu adalah kalimat pertama yang Longshen dengar saat kakinya menginjak istana megah yang selama ini orang-orang idamkan. namun tak seperti mereka, pemuda itu justru lebih merindukan kamar tidurnya daripada harus terjebak bersama pria yang tampaknya, memiliki tabiat dan kebiasaan marah-marah. "Aku juga tidak mau jika harus menikah dengan orang pemarah seperti kau, wahai pangeran." balasan itu bukan hanya mengejutkan Yuan wudi, melainkan seluruh anggota dua keluarga yang saat ini tengah menyaksikan pertengkaran keduanya. "Meskipun kau tidak meminta maaf, tapi aku sudah memutuskan untuk memaafkan ucapan mu barusan. Selain karena aku sudah kebal dengan kata-kata penuh hinaan itu, kebetulan aku juga sudah mengantuk. Jadi, bisa berikan jawabanmu sekarang juga? Cukup dengan berkata, ya atau tidak." "Tidak."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan