Pada Suatu Maghrib yg Deras [END]

Pada Suatu Maghrib yg Deras [END]

  • WpView
    LECTURI 251
  • WpVote
    Voturi 56
  • WpPart
    Capitole 7
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare lun, iun 22, 2020
Ibu adalah nama lain tuhan dari bibir² mungil para anak kecil. Yg telah mengajariku bagaimana melakukan kehidupan yg semu ini. Ia adalah malaikat tak bersayap yg Tuhan kirimkan kepada setiap anak kecil didunia ini. Supaya mengenalkan kebaikan2 kepada anak anak. Ini baik,itu buruk. Ini lakukan,itu tinggalkan Dan mereka para ibu,pasti menginginkan pelajaranya diaplikasikan dalam kehidupan ini oleh anak anaknya,meskipun siibunya toh bukan salah satu orang baik didunia ini
Toate drepturile rezervate
#11
ibunda
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Cinta Berbalut Puisi
  • Adka Is BABY [FemDom]
  • Catatan Kecilku
  • Mentari Tanpa Sinar
  • KAULAH IMAMKU [Completed]
  • A dan Z (On Going)
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Jodoh Pilihan Abi
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • JINGGA

Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut