We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Perjodohan Yang Direncanakan

Perjodohan Yang Direncanakan

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
sebelumnya saya minta maaf bila ada kesamaan nama dalam tokoh dan cerita tidak berniat untuk menjiplak karya orang lain. maaf juga bila ada kata yang agak kurang jelas,saya cuma iseng bukan benar-benar seorang penulis. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah ini mimpi? ini gilaaa........ Rin masih seorang pelajar tapi ia sudah di jodohkan..... Apa ini kenyataan?? Spoiler nya segitu aja ya...... langsung ke cerita nya aja selamat menbaca dengan nyaman..... semoga bisa menghibur😉 kalau suka dengan ceritanya bisa di vote ya biar semangat bikin cerita untuk menemani dan menghibur kaliann....... *jangan lupa⭐nya *komennya juga boleh tapi yang positif yaa Makasih banyak😊
All Rights Reserved
#12
arranged
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Balik Kacamata [END]
  • Sekali Lagi (End)
  • The Heiress Trap (END)
  • Secret ALTA
  • Belenggu Bayang Niskala
  • You're My Lost Dream
  • Jodoh Pilihan Mama (END)
  • Years Gone By [Sudah Terbit]
  • The Real Boyfriend
  • My possesive boyfriend

Hidup di perantauan, jauh dari keluarga, jauh dari rumah, selalu merasa sendiri meskipun ada banyak orang di kota metropolitan yang hampir sama padatnya dengan ibu kota. Perjalanan hidup yang tak mudah, apalagi bagi wanita yang sudah berusia lebih dari seperempat abad sepertiku. Aku kira hatiku sudah mati rasa, tapi sepertinya itu hanya praduga. Tak ada awalan berupa perjodohan maupun ta'aruf, seperti yang pernah aku jalani dulu. Hanya pertemuan alami yang tak terlepas dari kehendak Tuhan. Nyatanya tanpa ku sadari, hatiku perlahan jatuh pada seorang pria berkacamata yang awalnya bahkan tak mendapat perhatian khusus dariku. Perlahan, hal yang biasa berubah menjadi sesuatu yang tidak biasa karena terlalu sering menghabiskan waktu bersama. Satu hal yang terlambat aku sadari adalah kenyataan bahwa setiap manusia memiliki rahasia yang tak diketahui oleh manusia lainnya, begitupun dia. Sesuatu yang tersembunyi rapat di balik kacamata yang ia gunakan. Kacamata itu menjadi dinding pembatas yang menghalangi orang untuk mengetahui jati dirinya yang sesungguhnya. Pada akhirnya, pilihan tetap berada di tanganku. Mau tetap bertahan atau malah memutuskan untuk pergi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines