Garis Darah Parakang

Garis Darah Parakang

  • WpView
    Reads 12,495
  • WpVote
    Votes 713
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
Parakang! Apa yang terlintas dalam benakmu mendengar nama itu? Sesosok makhluk mitos nan menyeramkan? Tapi benarkah itu sekadar mitos belaka? Kahar, pemuda di pertengahan usia dua puluh, tak akan pernah menyangka, liburan menyenangkan yang ada dalam bayangannya, musnah tatkala kampung neneknya geger oleh satu peristiwa. Semuanya bermula dari kejadian tujuh belas tahun silam, yang terus berlanjut hingga hari ini. Sebuah misteri besar terkuak sedikit demi sedikit, merayu Kahar agar membukanya lebar-lebar. Namun, siapa sangka, misteri itu justru menjatuhkannya ke peristiwa menakutkan sekaligus mengguncang hidupnya. Parakang, tujuh belas tahun lalu menggegerkan masyarakat kampung. Parakang, hari ini, meneror hidup Kahar dan orang-orang yang disayanginya. Akankah ia mampu memecahkan misteri sekaligus menghentikan teror menakutkan itu?
All Rights Reserved
#231
ilmu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RATS!!!
  • Terjebak di Pasar Anjaya Bawakaraeng
  • Yuurei-san, Yuurei-san | Tuan Hantu
  • DARAH ISTIMEWA  < TAMAT >
  • Creepy Stuff : Posedere
  • Menjujut Lelembut
  • Podcast Sisi Gelap
  • Urban Legend - Kumpulan Teori Konspirasi Horor
  • Bayangan di Balik Sekolah
RATS!!!

[ Support dengan Follow, Vote dan kasih saran di komen. Terimakasih] Cerita 3 orang bocah yang sembrono dan nakal. Semua berubah ketika mereka masing-masing mengalami pengalaman yang sebelumnya tak pernah mreka bayangkan... Aku berusaha menulis cerita ini dengan perlahan-lahan, agar pembaca mendapatkan detail cerita dan perasaan yang sama ketika narasumber mengalaminya 16 tahun yang lalu. Cerita ini merupakan pengalaman pribadi dari teman yang mana sekaligus menjadi narasumber, dan nama yang digunakan juga nama samaran, yang mana menjadi pelajaran bahwa kita tak hidup sendirian melainkan berdampingan. Menjadi pelajaran agar kita tidak menjadi pribadi yang sombong dan menganggap diri hebat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines