When Janda Meet Duda

When Janda Meet Duda

  • WpView
    Reads 36,117
  • WpVote
    Votes 2,195
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
*Project Romance 2020* TAMAT. "Bapak serius mau nikahin saya? Saya kan janda, Pak?" "Saya sendiri duda. Kenapa enggak?" "Tapi, di luar sana kan masih ada yang jauh lebih cantik dari saya?" "Kamu itu udah cantik, bikin nyaman juga. Buat saya itu lebih dari cukup." Nanaz terpaku, terlebih-lebih ketika pandangan mereka bertemu. "Saya memang bukan pria baik-baik. Having sex sama beberapa perempuan sudah sering saya lakukan. Tapi, saya mau punya hidup yang sempurna. Punya istri dan anak. Dan saya mau, kamu yang membuatnya sempurna." *** Nanaz kesal setengah mati dengan Bos-nya. Tapi, gimana kalau tiba-tiba, suatu hari, si Bos yang guantengnya warbiyasah itu melamarnya? Kira-kira, Nanaz mau tidak ya menerima Kiano menjadi teman hidupnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Man
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Beautiful Accident
  • Orang Ketiga
  • Traces Of Marriage(END)
  • Bangun Cinta Satu Atap
  • Tasha! (A Sequel of Pakdhe!)
  • HUSBAND [END]
The Man

WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)

More details
WpActionLinkContent Guidelines