When Janda Meet Duda

When Janda Meet Duda

  • WpView
    Reads 36,108
  • WpVote
    Votes 2,195
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
*Project Romance 2020* TAMAT. "Bapak serius mau nikahin saya? Saya kan janda, Pak?" "Saya sendiri duda. Kenapa enggak?" "Tapi, di luar sana kan masih ada yang jauh lebih cantik dari saya?" "Kamu itu udah cantik, bikin nyaman juga. Buat saya itu lebih dari cukup." Nanaz terpaku, terlebih-lebih ketika pandangan mereka bertemu. "Saya memang bukan pria baik-baik. Having sex sama beberapa perempuan sudah sering saya lakukan. Tapi, saya mau punya hidup yang sempurna. Punya istri dan anak. Dan saya mau, kamu yang membuatnya sempurna." *** Nanaz kesal setengah mati dengan Bos-nya. Tapi, gimana kalau tiba-tiba, suatu hari, si Bos yang guantengnya warbiyasah itu melamarnya? Kira-kira, Nanaz mau tidak ya menerima Kiano menjadi teman hidupnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • COUPLE IN LAW [COMPLETED]
  • FAITH: My Second Marriage (Buku Ready)
  • Pernikahan Paksa (Istri Rahasia) ~COMPLETED~
  • The Man
  • ANDINI (SUDAH TERBIT NOVEL CETAKNYA)
  • Orang Ketiga
  • Trial & Error
  • MY PRECIOUS EMPLOYEE [COMPLETED] ✔️

Melia tidak menyangka momen konyol seperti ini akhirnya terjadi di dalam hidupnya. Ia sudah berkali-kali mengatakan tidak menginginkan perjodohan ini, tapi Papa selalu saja mendebatnya dan membuatnya mati kutu. Kalau sudah begini ia bisa apa? Sakarang lihatlah yang terjadi, di jari manisnya tersemat sebuah cincin bermata berlian. Melia ingin sekali melempar cincin ini ke wajah bujang lapuk itu. "Lihat aja apa yang akan gue lakukan nanti. Gue akan membuat pertunangan dan perjodohan ini batal. Dan loe, bujang lapuk! Gue pastikan akan membuat loe nggak tahan dengan semua permainan konyol ini!" "Dasar anak kecil. Kamu kira aku mau menikah denganmu, huh? Tomboy, anak motor, cih. Jangan mimpi! Kalau nanti aku berakhir menikah dengan kamu, akan kupastikan kamu tidak akan betah hidup bersamaku!" Melia memutar balik tubuhnya begitu mendengar suara yang tidak asing di indera pendengarannya. Amarahnya makin memuncak ketika pria itu sudah berdiri tepat dihadapannya. "MULAI HARI INI GUE RESMIKAN PEPERANGAN KITA!" kata Melia tak gentar. "AKU, ANDARO FERNALDI, DENGAN SETULUS HATI, LITTLE GIRL!" balas Daro tak mau kalah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines